KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - HP Indonesia memperkenalkan portofolio terbaru perangkat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), workplace solutions, kapabilitas keamanan, dan inovasi pencetakan dalam ajang HP Elevate 2026.
Langkah ini semakin mempertegas visi HP untuk memimpin masa depan dunia kerja di era AI.
Sebagai bagian dari pembaruan brand promise perusahaan, HP menampilkan bagaimana ekosistem terintegrasi yang mencakup AI PC, solusi pencetakan, kapabilitas keamanan, dan layanan tenaga kerja dapat membantu organisasi memaksimalkan nilai AI dan menghasilkan dampak nyata bagi bisnis.
Portofolio ini mencakup berbagai inovasi, termasuk HP IQ, jajaran AI PC terbaru, lini LaserJet terbaru, HP Workforce Experience Platform, serta HP Wolf Security.
Adopsi AI di kalangan pelaku usaha di Indonesia meningkat 47% secara tahunan pada 2025, dengan sekitar 18 juta bisnis telah mengadopsi AI.
Seiring meningkatnya adopsi tersebut, manfaat bisnis pun mulai terlihat, di mana 59% organisasi melaporkan peningkatan pendapatan dan 64% memperkirakan penghematan biaya hingga 29% .
Meski demikian, banyak organisasi masih berada pada tahap awal implementasi AI, sehingga masih banyak peluang untuk mengintegrasikan AI secara lebih mendalam ke dalam alur kerja sehari-hari dan menghasilkan nilai bisnis yang lebih besar.
“AI bukan lagi sekadar ambisi jangka panjang. AI kini menjadi bagian dari cara orang bekerja, berkarya, berkolaborasi, dan mengambil keputusan setiap hari. Di HP, fokus kami adalah membantu organisasi di Indonesia mengadopsi AI secara praktis, aman, dan bermakna, sekaligus mendukung keterampilan digital yang diperlukan bagi masyarakat untuk menyambut masa depan dunia kerja. Melalui portofolio perangkat berbasis AI, intelligent workplace solutions, kapabilitas keamanan tepercaya, serta inisiatif digital skilling kami membantu bisnis mengurangi kompleksitas, meningkatkan produktivitas, dan memberdayakan karyawan untuk memberikan kinerja terbaik mereka,” kata Juliana Cen, President Director of HP Indonesia pada 25 Juni 2026.
Memberdayakan Masyarakat Indonesia Lakukan Pekerjaan Terbaiknya
Cara kita bekerja terus berubah seiring semakin terintegrasinya AI dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Berdasarkan HP Work Relationship Index 2025, sebanyak 94% knowledge workers di Indonesia telah menggunakan AI, dan 50% di antaranya memanfaatkannya setiap hari.
Meski demikian, banyak organisasi masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan investasi AI menjadi hasil bisnis yang nyata.
Artikel Terkait
Waduh, SPBU Genteng Wetan Milik Siapa ? Terungkap Mitra Pertamina yang Sempat Dropping Solar dari Truk Tangki PT Puspita Cipta, Pelanggan Kecewa
Klarifikasi Kasus PT SSP ! Kejati Kaltara Tegaskan Pemberi Fasilitas Kredit Bukan dari BRI tapi Bank Raya Indonesia
'Kutukan Gocap' Saham GOTO Ramai Dibahas Investor, Tak Beranjak dari Harga Rp50 Walaupun Ada Rencana Aksi Korporasi Buyback Rp3,5 Triliun
Baru Diluncurkan ! Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Apa Saja 4 Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu 2026 untuk Ekonomi Kerakyatan
Kuartal I 2026, Nilai Ekspor Industri Kerajinan Indonesia Tembus Rp2,97 T ! Naik 4,08 Persen, Menperin Agus Gumiwang Beberkan Strateginya
Strategi Ekonomi Sirkular di Perkebunan, BSPJI Samarinda Gandeng BPDP Gelar Workshop Kerajinan Anyaman dan Kertas Seni Berbasis Kelapa Sawit
2.500 Karyawan PT Pakerin Terancam PHK ! Kemenperin Siapkan Dukungan dan Berupaya Aktifkan Produksi Kertas Karton yang Terhenti Sejak Desember 2024
Usut Tuntas Mafia Tambang Kalipuro ! Praktisi Hukum Bakal Kirim Aduan ke PPAT, Buru Aktor Intelektual di Balik Joko Jatmiko
Geser Pelayanan ke Berbasis Nilai Manfaat, BPJS Kesehatan Sasar Penanganan Jantung hingga Tekan Tren Caesar
Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia Ahmad Najmi Shahab jadi Sorotan, Sebelumnya Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Juga Jabat Komisaris Krakatau Posco