ekonomi-bisnis

Ini Penyebab Google Salah Tampilkan Kurs Dollar ke Rupiah Jadi Rp8.170, Ternyata Bisa Berbahaya Loh

Minggu, 2 Februari 2025 | 11:00 WIB
Potret Nilai Rupiah Terhadap USD Sempat Menguat di Pencarian Google. (Foto/x.com/harrysofian.)

Baca Juga: Beda dengan Kabinet Merah Putih, Retret Kepala Daerah Bukan Pakai Uang Presiden Prabowo Subianto. Dari Mana Sumber Dana Retreat Kepala Daerah ?

Kurs Rupiah di Pasar Keuangan

Sementara itu, nilai tukar rupiah di pasar keuangan pada Jumat, 31 Januari 2025, tercatat melemah 49 poin (0,30 persen) ke level Rp16.305 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.257 per dolar AS.

Data dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menunjukkan tren pelemahan, dengan kurs rupiah turun ke Rp16.312 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.259 per dolar AS.

Bahaya Kesalahan Menampilkan Kurs

Menanggapi kesalahan tampilan kurs ini, Dr. Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, memberikan analisanya. Ia menjelaskan bahwa angka "09" dalam timestamp Google menunjukkan waktu terakhir pembaruan kurs, bukan tahun 2009 seperti yang dispekulasikan beberapa pihak.

"Angka 09 di timestamp sebenarnya menunjukkan waktu terakhir Google meng-update kurs tersebut, bukan tahun 2009," kata Pratama dalam keterangannya, Sabtu 1 Februari 2025.

Pratama juga menjabarkan beberapa kemungkinan penyebab tampilan kurs 1 USD senilai Rp8.170 di Google Search.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi akibat gangguan teknis atau bug dalam sistem pengambilan data Google.

"Google mengandalkan algoritma tertentu untuk menarik informasi dari berbagai sumber eksternal, termasuk lembaga keuangan dan penyedia data ekonomi. Jika terjadi kesalahan dalam proses ini, maka data yang ditampilkan bisa tidak akurat," ujarnya.

Selain itu, kesalahan input data juga dapat menjadi penyebab lain. Sistem berbasis data rentan terhadap human error, seperti kesalahan ketik atau kelalaian dalam pembaruan informasi.

Kemungkinan lainnya adalah adanya manipulasi data akibat peretasan.

"Meskipun sistem keamanan Google sangat canggih, bukan tidak mungkin terjadi upaya peretasan atau penyusupan oleh aktor jahat yang berusaha mengacaukan informasi finansial," tambah Pratama.

Dampak Luas dari Kesalahan Data Kurs

Ketidaktepatan informasi nilai tukar mata uang di Google berpotensi menimbulkan dampak luas.

Halaman:

Tags

Terkini