ekonomi-bisnis

Komentar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Soal Rencana Kementerian PU Renovasi Ponpes Al Khoziny Pakai APBN, Sebelumnya Digagas Menteri PU Dody Hanggodo

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 08:19 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan komentarnya terkait rencana lanjutan pemerintah mengenai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny. Sebelumnya, ada rencana pemerintah mengenai Ponpes Al Khoziny dengan mengambil alih pembangunan ulang pakai dana APBN. (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian Keuangan)

KALIMANTANSATU.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan komentarnya terkait rencana lanjutan pemerintah mengenai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny.

Sebelumnya, ada rencana pemerintah mengenai Ponpes Al Khoziny dengan mengambil alih pembangunan ulang pakai dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pihak yang akan mengurus pembangunan Ponpes Al Khoziny nantinya akan di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Menkeu Purbaya: Belum Ada Diskusi

Saat ditanya mengenai apakah dirinya menyetujui APBN digunakan untuk pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny, Menkeu Purbaya mengaku belum ada pembicaraan khusus.

Baca Juga: Tegaskan Dukungan Penuh Pemerintah untuk Pasar Modal Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: IHSG to the Moon

Ia bahkan baru mengetahui rencana tersebut dari media, sehingga belum tahu pihak mana yang akan melakukan pengajuan pendanaannya.

“Terus untuk pondok pesantren, pondok pesantren juga saya belum terima, saya baru baca di media aja katanya dibiayai APBN,” ujar Menkeu Purbaya dalam media gathering di Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 10 Oktober 2025.

“Tapi saya belum tau siapa yang propose, seperti apa proposalnya saya belum tau, kita akan tunggu seperti apa proposalnya,” imbuhnya.

Menteri PU Belum Hitung Alokasi Dana

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan bahwa insiden Ponpes Al Khoziny adalah keadaan darurat, sehingga Kementerian PU yang akan turun tangan meski pesantren biasanya di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Untuk berapa anggaran yang akan digelontorkan, Dody mengungkapkan belum ada perhitungan lebih jauh.

“Belum, masih jauh itu. Sementara belum ya. Masih urusan polisi ya. Masih ada police line,” kata Dody kepada wartawan di Jakarta ada Jumat, 10 Oktober 2025.

Baca Juga: Bank Dunia Sebut Indonesia Banjir Pekerja Informal ! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Keroknya dan Minta Fresh Graduate Tak Khawatir, Ada Magang Berbayar

Anggaran untuk perbaikan, kata Dody, akan diambil dari pendanaan proyek pembangunan di sektor pendidikan yang dimiliki oleh Kementerian PU dan akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama.

Halaman:

Tags

Terkini