Terlebih, pengamat politik itu menyebut, kika menghitung seluruh kewajiban termasuk utang BUMN, pensiunan, dan tanggungan tertunda, maka jumlahnya bisa mencapai Rp24.000 triliun.
“Maka ini kotak pandoranya dibuka (oleh Purbaya),” ujar Said Didu.
Selain kebijakan, gaya komunikasi Purbaya yang dianggap netral justru berpotensi menyingkap hal-hal yang selama ini tersembunyi dalam administrasi fiskal.
(*)