KALIMANTANSATU.COM, KETAPANG - PT Patra Logistik bersama Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kenavigasian melakukan penguatan aspek kenavigasian di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ketapang, Kalimantan Barat.
Patra Logistik adalah perusahaan jasa logistik dan bagian dari PT Pertamina Patra Niaga – Sub holding Commercial & Trading - yang menyediakan layanan transportasi BBM, gas, pelumas, dan material, pengelolaan pergudangan, dan jasa logistik lainnya.
Adapun langkah tersebut bertujuan memastikan kelancaran pergerakan kapal pengangkut BBM di Perairan Sungai Pawan.
Sehingga, keandalan distribusi energi ke wilayah Ketapang dan sekitarnya tetap terjaga.
Sebagai informasi, TBBM Ketapang merupakan salah satu titik penting dalam rantai pasok BBM di Kalimantan Barat, dengan aktivitas bongkar muat kapal yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Penguatan kenavigasian diperlukan agar proses sandar, alur pelayaran, dan keselamatan operasional kapal dapat berjalan lebih teratur serta sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan pemerintah.
Dalam periode operasional terbaru, TBBM Ketapang menangani sekitar 28 shipment kapal per bulan, terdiri dari kapal pengangkut BBM berkapasitas besar serta tongkang untuk distribusi organik.
Intensitas pergerakan kapal ini menjadi salah satu alasan penguatan navigasi perlu dilakukan untuk menjaga kelancaran proses bongkar muat dan suplai energi.
Sekarang, TBBM Ketapang menyuplai BBM bagi 17 SPBU, 4 APMS, 7 lokasi di area 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), 7 SPBUN, serta 16 Pertashop. Terminal ini juga memasok kebutuhan energi bagi instansi TNI, Polri, dan pelanggan industri seperti PLN yang berada di wilayah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.
Penilik Kenavigasian Subdit Telekomunikasi Pelayaran, Direktorat Kenavigasian Kemenhub, Revo Rizki Aditiya, menegaskan bahwa penguatan kenavigasian di area TBBM Ketapang menjadi langkah penting dalam mendukung kelancaran kapal yang memasok energi ke masyarakat.