Jemaah lainnya pun mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, tidak sedikit jemaah yang merasa kurang cocok dengan karakter beras yang tersedia saat ini.
“Saya lebih setuju juga. Supaya orang Indonesia bisa makan, bisa merasakan nasi Indonesia juga. Soalnya kadang jemaah itu ada yang bilang tidak cocok dengan beras yang ada di sini,” ujarnya.
Spesifikasi Beras Kualitas Premium
Sebagaimana diketahui, BULOG memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia pada 2026.
Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.
Beras yang akan dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar dari panen petani Indonesia yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi.
Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal.
Rencana ekspor beras premium oleh BULOG ini pun dinilai bukan hanya langkah strategis dalam memperluas pasar, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kenyamanan jemaah Indonesia di Tanah Suci.
(*)