ekonomi-bisnis

Perkuat Logistik Nasional, Pemerintah Dorong Pembangunan Dry Port KITB ! Dinilai Bisa Tangkap Potensi hingga 300.000 TEUs di Koridor Jawa Tengah

Kamis, 30 April 2026 | 22:05 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara sejumlah pihak strategis untuk Kerja Sama Pembangunan, Pengembangan, dan Pengusahaan Logistik Berbasis Rel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang dilaksanakan di Batang, Jawa Tengah, Selasa (21/4/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Ekon)

Baca Juga: 951 Pinjol Ilegal dan 2 Penawaran Investasi Ilegal Dihentikan Satgas PASTI ! Ketahui Modus yang Sering Dilaporkan Masyarakat

Untuk mewujudkannya, diperlukan investasi awal sekitar Rp2,4 triliun yang mencakup pembangunan container yard, infrastruktur rel, serta fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, KEK Batang ditargetkan menjaring investasi hingga Rp60 triliun dalam 4–5 tahun ke depan.

“Dry port ini akan menjadi jantung layanan logistik terintegrasi bagi puluhan pabrik dan industri baru yang akan berdiri di kawasan ini,” pungkas Deputi Ali.

Sejak beroperasi, KITB telah menyerap 5.500 tenaga kerja dari enam perusahaan.

Dengan pengembangan Dry Port, penyerapan tenaga kerja diproyeksikan melonjak hingga 39.000 orang pada 2029.

Hal ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi pengurangan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Deputi Ali menekankan pentingnya percepatan eksekusi MoU tersebut oleh seluruh pihak terkait.

Pemerintah, melalui Kemenko Perekonomian, berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi penuh setiap proses agar iklim investasi dan usaha tetap kondusif.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini