Warganet memberikan beragam respons terhadap kasus ini.
Sebagian besar mendukung Brand CT dan mengecam tindakan Codeblu yang dinilai gegabah dalam menyebarkan informasi.
Banyak juga yang menyerukan boikot terhadap Codeblu sebagai bentuk sanksi sosial.
Kasus Codeblu vs Brand CT menjadi pembelajaran penting bagi para kreator konten, terutama di bidang kuliner.
Penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dapat merugikan banyak pihak dan berdampak buruk pada reputasi.
Oleh karena itu, setiap reviewer diharapkan lebih berhati-hati dalam menyampaikan ulasan agar tidak menyesatkan publik.
(*)
Artikel Terkait
KPK Terima Bocoran Info Ada Praktik ‘Pilih Kasih’ di Dapur Makan Bergizi Gratis. Dari Pembangunan hingga Bahan Baku yang Dipakai
Gerak Cepat Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Bantah Perbedaan Anggaran Rp10.000 dan Rp8.000 Makan Bergizi Gratis Bukan karena Korupsi
Penukaran Uang Lebaran 2025 dari Bank Indonesia Sudah Dibuka Gaes ! Begini Jadwal dan Tutorial Cara Tukar Uang Baru di BI
Gaes, Harga Tiket Pesawat Domestik Turun Hingga 14 Persen untuk Mudik Lebaran 2025, Ini Jadwal Terbang dan Periode Pembeliannya
Serius Nih ? Menpan RB Rini Widyantini Bongkar Praktik Nakal Kepala Daerah: Angkat Pegawai Non-ASN untuk Imbalan Pemenangan Pilkada
Viral Codeblu Diduga Lakukan Pemerasan untuk Hapus Konten Review Kuliner, Chef Haryo Pramoe Pernah Beri Peringatan: Pelanggaran Kode Etik
Nama D’Masiv Terpampang di Halte Petukangan untuk Rayakan 22 Tahun Karier Grup di Industri Hiburan: Hadiah untuk Diri Sendiri
Menguak 6 Skandal Korupsi Pertamina ! Dari Oplos BBM hingga Penggelapan Dana Pensiun
Jadwal Pendaftaran Motis dan Rute Mudik Gratis Kemenhub untuk Lebaran 2025
Kemenhub Pastikan Program Mudik Gratis Tetap Jalan, Efisiensi Anggaran Tak Berpengaruh di Pelaksanaan Program Lebaran 2025