Ricky Siahaan Meninggal Dunia, Gitaris Seringai itu Dikenal Sebagai Sosok yang Konsisten di Jalur Musik Keras

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Minggu, 20 April 2025 | 14:53 WIB
Gitaris band metal Seringai, Ricky Siahaan, meninggal dunia pada Sabtu, 19 April 2025 pukul 22.10 waktu Jepang dalam usia 48 tahun. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @seringai_official)
Gitaris band metal Seringai, Ricky Siahaan, meninggal dunia pada Sabtu, 19 April 2025 pukul 22.10 waktu Jepang dalam usia 48 tahun. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @seringai_official)

KALIMANTANSATU.COM - Band metal Seringai mengumumkan bahwa gitarisnya, Ricky Siahaan meninggal dunia.

Dalam pengumuman yang diunggah pada Minggu, 20 April 2025 dini hari tersebut, mereka menyatakan bahwa Ricky meninggal dunia secara mendadak.

“Ricky Siahaan has left the stage,” tulis akun official Seringai pada Minggu, 20 April 2025.

“Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang,” imbuhnya.

Ricky lahir di Tanjung Pandan, Belitung pada 5 Mei 1976 dengan nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan.

Semasa SMA, ia bersekolah di SMAN 68 Jakarta yang membuatnya berteman dengan Desta Mahendra dan Cliff Rompies.

Baca Juga: Selesai Tutup Konser di Tokyo, Gitaris Seringai Ricky Siahaan Meninggal Dunia Secara Mendadak: Kami Kehilangan Satu Bagian Terpenting

Mereka lalu mendirikan band dengan nama Chapter 69 di tahun 1995.

Kemudian tahun 1999, ia bergabung dengan grup Stepforward setelah sebelumnya di band hardcore bernama Buried Alive.

Baru di tahun 2002, ia membentuk Seringai dengan formasi awalnya yakni dirinya sendiri, Arian13, Edy Khemod, dan Toan Sirait yang selanjutnya diganti oleh Sammy Bramantyo.

Selain menggelar tur di beberapa kota di Indonesia hingga negara-negara lainnya, Seringai juga sempat menjadi band pembuka konser Metallica tahun 2013 di Stadion Gelora Bung Karno.

Ricky juga berkiprah di dunia media, seperti saat tahun 2002, ua menjadi produser MTV On Sky yang sekarang dikenal dengan nama Trax FM.

Ia juga pernah menjadi managing editor Rolling Stone Indonesia sampai tahun 2017 saat majalah tersebut resmi tutup.

Baca Juga: DJ Jepang Freya Fox Umumkan Kabar Meninggalnya Ricky Siahaan, Ungkap Penyebabnya karena Serangan Jantung

Perjalanannya di media juga membuatnya tercatat sebagai CEO Whiteboard Journal tahun 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X