KALIMANTANSATU.COM - Tim pengacara Lita Gading mengklaim bahwa video yang dipermasalahkan Ahmad Dhani tentang anaknya adalah sebuah edukasi untuk masyarakat.
Syamsul Jahidin menyatakan bahwa video Lita Gading tersebut justru melarang netizen lain untuk menyeret SA dalam kisruh hubungan orang tuanya di masa lalu.
“Ada 3 video, malah dia mengedukasi, ‘Please deh, jangan lu bawa anak lu ke dalam permasalahan lu, karena anak tidak ada masalah sangkut paut dengan orang tua,’” ujar Syamsul Jahidin dalam konferensi pers di Blok M, Jakarta Selatan, pada Jumat, 11 Juli 2025.
Dalam kesempatan yang sama, pengacara Lita Gading yang lain yakni Melani Windasari menyatakan bahwa pendapat tersebut bersifat umum dan analisis psikologis sesuai dengan informasi yang ada di publik.
“Beliau menyatakan pendapatnya sesuai dengan kapasitas beliau sebagai psikolog, itu aja sih,” ucap Melani.
Syamsul kemudian menyoroti ucapan pihak Dhani yang mengatakan bahwa Lita Gading dilaporkan karena ia memiliki latar belakang pendidikan tinggi.
“Karena dia (Lita Gading) berpendidikan tinggi, makanya ngasih pencerahan, karena dia mengetahui, makanya memberikan pencerahan,” terangnya.
“Dia seorang psikolog bersumpah memberikan pencerahan, memberikan masukan edukasi untuk agar anak-anak kita nanti bisa lebih baik,” tambahnya.
Seperti diketahui, Ahmad Dhani bersama Mulan Jameela didampingi oleh kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian telah mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Rabu, 9 Juli 2025.
Dhani dan Mulan membuat laporan tentang perundungan yang menimpa putri mereka, SA, di media sosial.
Nama Lita Gading jadi yang namanya paling gamblang disebut bakal dilaporkan Dhani ke pihak berwajib.
Mengenai alasan yang membuat dirinya melapor, Dhani mengungkapkan bahwa bukan karena aduan dari anaknya, tapi karena konten dari Lita Gading yang ia lihat di media sosial.
“Sebenernya SA nggak ngomong, begitu saya nonton akun yang mengaku sebagai psikolog yang saya jadi niatan (melapor),” ujar Dhani di kantor KPAI saat itu.
Artikel Terkait
Klaim Tidak Mungkin Terjadi di Tahun yang Sama, Dokter Tifa Pertanyakan Waktu KKN dan Wisuda Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Aktor Jonathan Frizzy Ditahan Karena Kasus Liquid Vape Etomidate, Dokter Sebut Kondisinya Masih Aman
Kasus Kematian Brigadir Nurhadi Masih Menjadi Misteri, Kompolnas: Pelaku Utama Akan Terungkap di Persidangan
Kala Daniel Mananta Puji Sosok Irwan Mussry, Ceritakan Sifat Asli di Balik Citra sang Konglomerat yang Disegani
Update Kasus Dugaan Korupsi Chromebook: Kejagung Sita Dokumen dan Flashdisk dari Kantor GoTo
Viral Ridwan Kamil Diminta Penumpang Protes ke Petugas Karena Pesawat Delay di Bali Imbas Pengaspalan Bandara: Tunjukkan Powermu Pak!
4 Anggota Perguruan Silat Ditangkap Polisi Karena Terlibat Pengeroyokan Warga di Bandung
Diwakili Kuasa Hukum, Pihak Lita Gading Bantah Keras Lakukan Perundungan pada Anak Ahmad Dhani Lewat Video
Polisi Selidiki Dugaan CCTV yang Berubah Arah dalam Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan
Timnas Indonesia Resmi Masuk Pot 3 pada Drawing Q4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, AFC Klaim Penentuan Berdasarkan Ranking FIFA