entertainment

Belajar dari Mpok Atiek, Ketahui Risiko Kesehatan karena Terlalu Banyak Makan Makanan Manis saat Buka Puasa Ramadan

Selasa, 25 Maret 2025 | 16:04 WIB
Mpok Atiek dilarikan ke rumah sakit karena terlalu banyak makan manis saat buber (@mpok.atiek)

KALIMANTANSATU.COM - Memasuki pekan ketiga Ramadan, banyak orang menikmati beragam hidangan manis saat berbuka puasa.

Seperti yang dialami komedian senior Mpok Atiek, konsumsi makanan manis berlebihan bisa berdampak serius pada kesehatan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang rentan terhadap lonjakan kadar gula darah.

Diketahui, Mpok Atiek mengalami batuk berkepanjangan yang kemudian menyebabkan lonjakan drastis kadar gula darahnya.

Melihat kondisi tersebut, keluarga segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Setelah enam hari dirawat, Mpok Atiek akhirnya diperbolehkan pulang.

Baca Juga: Batuk Terus-menerus Hingga Harus Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Pesan Mpok Atiek

“Gara-gara bukber terus, sampai lupa jaga makan. Lima hari bukber, kepala oleng, batuk parah, iga sakit, meriang. Akhirnya, nggak kuat,” ungkap Mpok Atiek pada YouTube Selebrita News yang tayang pada Senin, 24 Maret 2025.

Bahaya Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Saat Buka Puasa

Kisah Mpok Atiek menjadi pengingat akan pentingnya menjaga pola makan selama Ramadan, terutama dalam mengontrol konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa.

Mengutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan asupan energi tanpa memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuh.

Baca Juga: Beri Tandingan pada Konten Viral Willie Salim yang Dinilai Merugikan, Influencer Gandeng Berbagai Lapisan Masyarakat Gelar Makan Bersama 1 Ton Rendang

Hal ini berisiko menyebabkan:

- Kenaikan berat badan yang tidak sehat
- Obesitas dan penyakit metabolik
- Diabetes tipe 2
- Kerusakan gigi
- Peningkatan risiko penyakit jantung dan kanker

WHO merekomendasikan batas konsumsi gula harian sebagai berikut:

- Maksimal 12 sendok teh (50 gram) per hari untuk orang dewasa
- Untuk manfaat kesehatan yang lebih baik, disarankan kurang dari 6 sendok teh (25 gram) per hari

Halaman:

Tags

Terkini