Diserang Ahmad Dhani, Ariel NOAH Ngaku Ingin Permudah Musisi Menyanyikan Lagunya

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Selasa, 25 Maret 2025 | 15:59 WIB
Perseteruan Ariel NOAH dan Ahmad Dhani Soal Royalti (instagram.com/arielnoah dan dhaniperwakilanrakyat)
Perseteruan Ariel NOAH dan Ahmad Dhani Soal Royalti (instagram.com/arielnoah dan dhaniperwakilanrakyat)

KALIMANTANSATU.COM - Di tengah panasnya perdebatan mengenai hak cipta dan royalti musik, Ariel NOAH akhirnya buka suara untuk menanggapi berbagai kritik, terutama dari Ahmad Dhani.

Ariel menegaskan bahwa ia ingin menciptakan sistem yang lebih fleksibel bagi penyanyi yang ingin membawakan lagunya, tanpa harus terbebani oleh proses perizinan yang rumit.

Menurut Ariel, sistem direct license yang didukung oleh Ahmad Dhani masih belum memiliki regulasi yang jelas dan bisa menimbulkan masalah baru di industri musik.

"Sebagai pencipta lagu, saya ingin mempermudah orang lain untuk bisa menyanyikan lagu saya. Karena hal itu sesuai dengan semangat awal saya menciptakan sebuah lagu, yaitu untuk menghibur semua orang yang bisa terhibur oleh lagu itu," ujarnya dalam video yang diunggah di Instagram.

Ariel juga menekankan bahwa negara perlu hadir dalam mengatur mekanisme hak cipta, agar tidak terjadi kebingungan dan perpecahan di kalangan musisi serta pencipta lagu.

Baca Juga: Hmmm, Polemik dengan Ariel NOAH Tak Kunjung Usai ! Kini Ahmad Dhani Singgung tentang Nyolong dan Ngembat

"Jadi menurut saya yang paling penting sekarang adalah negara hadir untuk mengatur sementara waktu sampai undang-undang yang baru selesai direvisi dan LMK harus secepatnya memperbaiki kinerjanya," lanjutnya.

Meskipun ia memahami bahwa sistem LMK saat ini masih memiliki banyak kekurangan, Ariel tetap yakin bahwa solusi terbaik adalah memperbaikinya, bukan menghapusnya.

Ariel mengungkapkan bahwa direct license mungkin bisa diterapkan oleh beberapa musisi tertentu, tetapi bukan pilihan yang ideal bagi semua pencipta lagu.

"Kalau untuk saya pribadi, sebagai pencipta lagu saya merasa tidak mampu untuk melaksanakan direct licensing seperti yang dibicarakan saat ini. Saya masih membutuhkan LMK untuk mendapatkan atau mengelola hak saya. Tentunya LMK yang kredibel dan bisa dipercaya," tegasnya.

Baca Juga: Alasan Ariel NOAH Kecewa ke LMK Soal Royalti: Laporan Kurang Detail, Mekanisme Masih Primitif

Ariel juga menyoroti bahwa kekecewaan terhadap LMK tidak hanya dirasakan oleh pencipta lagu, tetapi juga oleh promotor pertunjukan.

"Saya berasumsi direct licensing ini muncul atas dasar kekecewaan para pencipta lagu kepada LMK yang berfungsi melaksanakan hak ekonomi mereka," katanya.

Namun, ia mengingatkan bahwa jika LMK bisa diperbaiki dan dikelola dengan lebih transparan, maka sistem ini masih bisa menjadi solusi yang lebih efisien dan adil bagi semua musisi.

Menurutnya, direct license tidak selalu praktis, terutama bagi pencipta lagu yang tidak memiliki waktu dan sumber daya untuk mengurus perizinan secara mandiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X