entertainment

Mojang Jawa Barat Adelia Septa Bongkar Bukti Dugaan Kasus KDRT yang Dialaminya Sejak Tahun 2023 : Traumanya Sampai Sekarang

Selasa, 25 Maret 2025 | 16:47 WIB
Seorang Mojang Jawa Barat Tahun 2019 asal Cianjur, Adelia Septa mengungkap kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya selama ini. (Kolase Prod. Kalimantansatu.com via IG @adeliasepta)

KALIMANTANSATU.COM - Seorang Mojang Jawa Barat Tahun 2019 asal Cianjur, Adelia Septa mengungkap kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya selama ini.

Dugaan kasus KDRT diinformasikan melalui postingan Instagram resmi pribadinya.

Tidak hanya lewat stories, ia juga melampirkan sejumlah bukti foto dan video di feed Instagram-nya tersebut.

Bukti itu diantaranya foto luka memar bekas penyiksaan, termasuk video ketika dirinya dipiting oleh pelaku KDRT.

Adapun terduga pelaku adalah pria berinisial MNFW, suaminya.

Baca Juga: Beri Tandingan pada Konten Viral Willie Salim yang Dinilai Merugikan, Influencer Gandeng Berbagai Lapisan Masyarakat Gelar Makan Bersama 1 Ton Rendang

MNFW diduga merupakan anak dari salah satu akademisi sekaligus pejabat Republik Indonesia.

Sementara itu, MNFW memiliki bisnis kafe di Bandung.

Dalam unggahannya, Adelia Septa mengaku KDRT diterima olehnya sejak tahun 2023 lalu.

Ia juga mengaku kerap mengalami KDRT.

"Ya udah spill 1 luka dulu soalnya aku muak. Semoga di bulan Ramadan yang penuh berkah ini Allah maafin dosa aku karena mengumbar aib. Berdarah karena dilempar sendal tebel," tulis Adelia Septa dilihat dan dikutip Kalimantansatu.com dari Instagram @adeliasepta, Selasa 25 Maret 2025.

"Lukanya memar berdarah-darahnya udah sembuh tapi traumanya sampe sekarang," tulis Adelia Septa.

"Dipiting? gapapa udah biasa. Hampir mati juga pernah kok," timpalnya.

Dalam postingan berisi video lainnya, terdokumentasi momen saat Adelia Septa nyaris dihajar oleh suaminya.

Adelia Septa mengaku, pemicunya hanya hal sepele yakni dirinya membangunkan MNFW dari tidur agar bergantian menjaga anak.

Halaman:

Tags

Terkini