3 Penyebab Akar Gigi Tertinggal dan Tertanam di Dalam Gusi atau Tulang Rahang

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 4 Agustus 2025 | 11:44 WIB
Ilustrasi akar gigi tertinggal (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay huertacs)
Ilustrasi akar gigi tertinggal (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay huertacs)

KALIMANTANSATU.COM - Akar gigi tertinggal adalah kondisi sebagian atau seluruh akar gigi masih tertanam di dalam tulang rahang setelah proses pencabutan gigi.

Proses pencabutan gigi idealnya melibatkan pengangkatan seluruh struktur gigi, termasuk akarnya yang tertanam kuat di dalam tulang alveolar.

Namun, sejumlah faktor dapat menyebabkan sebagian atau seluruh akar gigi tetap berada di dalam gusi.

Dilansir MHDC, ada 3 penyebab akar gigi tertinggal

1. Akar gigi yang melengkung atau bercabang

Dalam beberapa kasus, penyebabnya seperti gigi geraham tinggal akar, akar gigi dapat memiliki struktur yang kompleks, melengkung, atau bercabang-cabang.

Keberadaan struktur akar yang rumit ini dapat menyulitkan dokter gigi untuk mengangkat seluruh bagian akar secara sempurna.

Sehingga, meningkatkan kemungkinan sebagian akar tertinggal di dalam gusi.

2. Gigi yang patah atau retak

Ketika gigi sudah mengalami keretakan atau patah sebelum pencabutan, akarnya mungkin menjadi rapuh dan sulit dijangkau.

Sehingga, sebagian atau seluruhnya bisa tertinggal. Kondisi ini membuat proses pengangkatan menjadi lebih sulit dan berisiko.

3. Keadaan medis pasien

Tulang yang rapuh dan jaringan gusi yang meradang akan membuat proses pencabutan lebih sulit dan berisiko.

Kondisi ini meningkatkan risiko tertinggalnya akar gigi selama pencabutan.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: MHDC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X