health

Peringati Hari Kanker Sedunia, Halodoc Buka Akses Fitur dan Layanan Cegah Kanker Sejak Dini

Jumat, 6 Februari 2026 | 10:27 WIB
Memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap 4 Februari, Halodoc menegaskan komitmennya sebagai ekosistem layanan kesehatan digital tepercaya, lengkap dan terintegrasi. (Kalimantansatu.com/Dok. Halodoc)

KALIMANTANSATU.COM - Memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap 4 Februari, Halodoc menegaskan komitmennya sebagai ekosistem layanan kesehatan digital tepercaya, lengkap dan terintegrasi.

Tidak hanya melayani kebutuhan kesehatan sehari-hari, Halodoc juga mendukung pencegahan dan pengobatan penyakit kronis seperti kanker.

Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

Pada tahap awal, kanker kerap tidak menimbulkan gejala spesifik, namun beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain seperti penurunan berat badan tanpa sebab jelas, kelelahan berkepanjangan, benjolan yang tidak biasa, perdarahan abnormal, hingga perubahan pola buang air besar.

Baca Juga: Outlook Negatif Moody’s Jadi Alarm Keras, Harris Turino: Bukan Hanya Soal Angka, Tapi Kredibilitas dan Konsistensi Kebijakan yang Menurun

Faktor risiko kanker pun beragam, mulai dari gaya hidup tidak sehat, paparan zat berbahaya, infeksi tertentu, hingga faktor genetik.

Di Indonesia, kasus kanker terus meningkat. Kementerian Kesehatan RI mencatat sekitar 400 ribu kasus baru kanker terdeteksi setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai 240 ribu kasus.

Bahkan, jumlah kasus kanker di Indonesia diprediksi dapat meningkat lebih dari 70 persen pada 2050 apabila upaya pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat.

Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc, menyampaikan pentingnya menjaga gaya hidup, dan melakukan langkah preventif untuk mencegah dan mendeteksi kanker sejak dini.

“Deteksi dini berperan penting dalam fase pencegahan penyakit kanker. Pemeriksaan awal dapat dilakukan sedini mungkin melalui medical check-up (MCU), dan skrining kesehatan lanjutan jika diperlukan,” ujar dokter Irwan.

Baca Juga: Melihat Kinerja Solid Pertamina Hulu Energi di Tahun 2025 Untuk Memperkuat Produksi dan Cadangan Migas Nasional

“Pada dasarnya, hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja di segala usia, untuk mendeteksi tanda awal atau faktor risiko kanker sehingga penanganan lanjutan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, terutama bagi mereka yang memiliki faktor genetik,” imbuhnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, Halodoc menyediakan layanan Homecare untuk mendukung pencegahan dan deteksi dini kanker, yang dapat dilakukan dari rumah.

Layanan ini mencakup tes lab atau medical check-up, vaksinasi HPV yang terbukti melindungi dari kanker serviks (baik untuk pria dan wanita) dan vaksinasi Hepatitis B yang dapat menurunkan risiko kanker hati.

Halaman:

Tags

Terkini