KALIMANTANSATU.COM - PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mengungkap penyebab mengapa tiga entitas anak perseroan belum beroperasi dan masih dalam tahapan pengembangan operasi produksi.
Tertera pada Laporan Tahunan 2024, ketiga anak perusahaan ADMR itu yakni PT Juloi Coal (JC), PT Kalteng Coal (KC), dan PT Sumber Barito Coal (SBC).
Corporate Secretary ADMR Mahardika Putranto menerangkan, ketiga anak ADMR tersebut sedang melakukan kajian teknis terkait infrastruktur untuk pengembangan terintegrasi.
Kegiatan operasional komersial batu bara metalurgi akan dilakukan setelah eksplorasi lanjutan dan kajian teknis terintegrasi telah selesai.
"Ketiga entitas tersebut berencana melakukan kegiatan eksplorasi lanjutan pada wilayah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang belum termasuk ke dalam area cadangan batu bara saat ini yang bertujuan untuk meningkatkan keyakinan geologi," ungkap Mahardika dalam penjelasan surat Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kalimantansatu.com, Selasa (14/10/2025).
Ketiga perusahaan tersebut, kata dia, memegang PKP2B dan telah memperoleh persetujuan tahap Operasi Produksi, persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan perizinan lainnya.
"Ketiga perusahaan tersebut juga sedang dalam proses pengurusan perizinan untuk mendukung rencana eksplorasi lanjutannya," timpalnya.
Total aset ketiga entitas tersebut telah tercatat dalam laporan konsolidasi masing-masing USD26,65 juta; USD2,15 juta; dan USD2,17 juta.
Mahardika bilang, komponen utama aset JC, KC, dan SBC adalah terkait eksplorasi dan evaluasi, yaitu berupa biaya eksplorasi sumber daya dan cadangan batu bara metalurgi.
Adapun biaya ekplorasi yang telah dikeluarkan oleh ketiga perusahaan tersebut adalah untuk mendapatkan izin eksplorasi; melakukan pencarian dan penilaian sumber daya batu bara termasuk melakukan kegiatan seperti pengeboran eksplorasi, pengambilan sampel, studi geofisika; dan kegiatan studi lainnya yang bertujuan untuk membuktikan kelayakan teknis dan komersial penambangan sebelum kegiatan produksi.
"Biaya-biaya ekplorasi ini dicatat sebagai aset karena belum beroperasinya kegiatan penambangan di ketiga perusahaan tersebut. Adapun, komponen utama lainnya pada aset ketiga perusahaan tersebut adalah kas dan setara kas untuk keperluan operasional perusahaan," jelasnya.
"Hingga saat ini, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset eksplorasi yang perlu diakui karena ketiga perusahaan tersebut masih akan melakukan kegiatan eksplorasi lanjutan," timpalnya.
Saat ini, JC, KC, dan SBC masih melakukan kegiatan eksplorasi dan evaluasi.
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Segera Digelar, Cek Agenda dan Jadwal RUPSLB J Resources Asia Pasifik (PSBA)
Kabar Saham Hari Ini : Turunkan Emisi Lewat WHB, Capaian Signifikan Medco Energi Internasional (MEDC) Dalam Program Optimasi Bahan Bakar Gas
Kabar Saham Hari Ini : Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Kembangkan Pembangkit Listrik 680 MW di FHT Industrial Park Lewat PT Guna Darma Integra
Kabar Saham Hari Ini : Puri Sentul Permai (KDTN) Umumkan Operasional Hotel Swiss Belexpress Rest Area KM 379A Ruas Tol Batang Semarang
Kabar Saham Hari Ini : Tropical Coastland Dicoret dari PSN, Saham PANI Langsung Drop 12% ! Apakah Bagian Proyek PIK-2 ?
Kabar Saham Hari Ini: RUPSLB Rampung, PANI Setujui Rights Issue III Dengan Target Dana Terhimpun Rp16,7 T. Ada Rencana Bangun Kosambi Sukses (CBDK) ?
Kabar Saham Hari Ini: Bisa Dilewati, Tol Kataraja Seksi 1 Gratis Hingga 20 Oktober 2025 ! PTPP Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Strategis Nasional
Kabar Saham Hari Ini : Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) Buka Suara Soal Peningkatan Persediaan Batu Bara PT Maruwai Coal (MC) dan PT Lahai Coal (LC)
Kabar Saham Hari Ini : Samuel International Jadi Investor Energi Mega Persada Lewat Private Placement, ENRG Bakal Kantongi Dana Segar Rp269,5 Miliar
Kabar Saham Hari Ini : Manajemen BATA Ungkap Penyebab Hapus Kegiatan Usaha Alas Kaki untuk Kebutuhan Sehari-hari dari Anggaran Dasar PT Sepatu Bata