Kabar Saham Hari Ini : Anak Usaha Amman Mineral Internasional (AMMN) Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga dari Kementerian ESDM

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 3 November 2025 | 07:42 WIB
Kabar Saham Hari Ini : Anak Usaha Amman Mineral Internasional (AMMN) Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga dari Kementerian ESDM (Tim Produksi Kalimantansatu.com)
Kabar Saham Hari Ini : Anak Usaha Amman Mineral Internasional (AMMN) Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga dari Kementerian ESDM (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN/AMMN) memperoleh rekomendasi ekspor konsentrat tembaga sebesar 480.000 metrik ton kering (dmt), yang berlaku selama enam bulan mulai 31 Oktober 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Rekomendasi ini menjadi landasan penting bagi Kementerian Perdagangan untuk selanjutnya menerbitkan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) konsentrat tembaga bagi AMNT.

Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau menyampaikan, apresiasi atas dukungan dari berbagai instansi, terutama Kementerian ESDM, yang telah berkoordinasi erat untuk memahami kendala teknis di fasilitas smelter AMMAN.

“Smelter kami harus berhenti beroperasi sementara pada bulan Juli dan Agustus 2025 karena perbaikan di unit Flash Converting Furnace dan Sulfuric Acid Plant. Kerusakan ini terjadi murni di luar kemampuan kami, tidak disengaja, dan tidak dapat dihindarkan," ungkap Rachmat Makkasau dalam keterangannya, Sabtu (1/11/2025).

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Laba Usaha Cemindo Gemilang (CMNT) Melonjak Tajam pada 9 Bulan Pertama 2025, Bukti Ketangguhan di Tengah Tekanan Pasar

Kegiatan operasional fasilitas smelter AMMAN ini terpaksa dihentikan sementara untuk mencegah kerusakan lebih parah dan risiko bagi keselamatan kerja.

Rachmat bilang, perbaikan terhadap komponen utama smelter ini memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan harus dilakukan secara menyeluruh.

Mengingat skala dan kerumitan pekerjaan tersebut, proses perbaikan diperkirakan akan berlanjut hingga paruh pertama tahun 2026.

"Selama periode perbaikan berlangsung, kami tetap melakukan operasi secara parsial dengan peningkatan produksi yang dilakukan secara hati-hati tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” jelas Rachmat.

Dengan dimulainya kembali penjualan eskpor konsentrat tembaga yang sudah terhenti sejak awal tahun 2025, AMMAN dapat memastikan bahwa gudang penyimpanan konsentrat tidak melebihi kapasitas, sehingga operasional tambang tetap dapat berlanjut sesuai rencana, selama fasilitas smelter diperbaiki.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Umumkan Kinerja Keuangan Kuartal III 2025 Solid, Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Catatkan Pertumbuhan Pendapatan Berkelanjutan

Dengan demikian, kontribusi fiskal AMMAN bagi perekonomian nasional dan daerah juga dapat terjaga, sesuai dengan kinerja penjualan.

Sesuai dengan panduan yang disampaikan dalam laporan kinerja 9M 2025, AMMAN menargetkan produksi tahun 2025 sebesar 430.000 metrik ton kering (dmt) konsentrat tembaga dengan kandungan sekitar 228 juta pon tembaga dan 90.000 ons emas.

Target ini telah mempertimbangkan produksi dari stockpile serta bijih segar berkadar rendah dari lingkar luar Fase 8, mengingat kegiatan penambangan saat ini masih berfokus pada pengupasan batuan penutup di fase tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X