KALIMANTANSATU.COM - Manajemen PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk blak-blakan soal saham IKAI yang kini masuk dalam pemantauan khusus dikarenakan nilai saham.
Hal ini tentunya terjadi karena kondisi-kondisi tertentu, salah satunya kemungkinan karena fundamental Keuangan Perusahaan selama beberapa periode terakhir.
Sehingga, mengakibatkan fase harga saham menjadi di bawah matas nilai minimal dibawah Rp50,-. dan masuk pemantauan khusus di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Pada saat tim kami masuk ke Perusahaan ini, pada 3 bulan lalu memang kami mendapati sebagaimana tadi disampaikan oleh Dirut & rekan rekan yang lain bahwa produksi mengalami penurunan dan tentunya mempengaruhi profitabilitas Perusahaan. Karena fundamental menurun," ungkap Komisaris Utama & Independen IKAI, William Eduard Daniel saat Public Expose Tahunan 2025 IKAI secara virtual, Rabu (10/12/2025).
Untuk memenuhi agar harga saham bisa kembali berada dalam keadaan normal, kata William, diperlukan upaya atau kerja keras.
Diantaranya dengan memperbaiki kinerja keuangan, memperbaiki produksi, dan memperbaiki penjualan.
"Salah satu cara khususnya untuk memperbaiki kondisi ekuitas Perusahaan yang saat ini negative, tentunya memerlukan upaya yang di sebutkan tadi yaitu Perbaikan pengelolaan keuangan, peningkatan produksi dan Efisiensi," jelasnya.
Tentunya akan diperlukan satu corporate action yang dilakukan agar berfokus khususnya pada perbaikan ekuitas yang negatif.
Dalam waktu dekat, mungkin Perseroan akan uraikan corporate action terkait apa yang dilakukan.
"Upaya-upaya itu tujuannya supaya menormalkan lagi nilai saham IKAI masuk ke dalam perdagangan yang normal," tandasnya.
(*)
Artikel Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Naik pada November 2025, Pertanda Stimulus Pemerintah Mulai Tunjukkan Hasil ? Begini Hasil Riset Samuel Sekuritas
Waduh, Bank DKI Digugat Rp800 Miliar Karena Lalai Lapor Kredit ke OJK ! PT Lumbung Liyun Gugat ke Pengadilan
Kini, Arsari Nusa Investama Jadi Pemegang Saham Indokripto Koin Semesta (COIN) ! Apa Alasan Entitas Usaha Ansari Group Milik Hashim Djojohadikusumo ?
Waskita Karya Gadai Rekening Rp221,4 M ke Bank BRI (BBRI) ! Apa Tujuan WSKT ?
Melalui Anak Usahanya, Chandra Daya Investasi (CDI Group/CDIA) Luncurkan Armada Kapal Logistik Kimia Cair Terbaru Kapasitas 9.000 DWT Bernama Novah
PLTA Pakkat Berhenti Operasional Sementara Karena Bencana Tanah Longsor Sumut, Manajemen Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) Bakal Lakukan Hal Ini
Wahai Investor, Cek Periode Jadwal Buyback Saham GEMA ! Direksi Gema Grahasarana Siapkan Dana Segini untuk Pembelian Kembali
IFG Komit Keterbukaan Informasi Publik Sebagai Layanan Publik dan Fondasi Penguatan Reputasi Perusahaan, Begini Penegasannya
Heboh Skandal Korupsi di BTN Tangsel : 34 Pengajuan Kredit Diduga Fiktif, Dana KUR Dialihkan ke Pihak Ketiga. Pencairan Tak Pernah Diterima Debitur
Danone Indonesia Dorong Akses Air Bersih Inklusif Berdampak Luas Melalui Festival Air Bersih dan Sanitasi Pesantren di Yogyakarta