4. Potensi Capital Gain dan Dapat Diperdagangkan (Tradable)
Baik ORI maupun SR bersifat tradable atau dapat diperdagangkan di pasar sekunder antar-investor domestik setelah masa penahanan (holding period) selesai.
Jika suku bunga acuan turun, harga obligasi di pasar sekunder biasanya akan naik di atas harga pasar (100%).
Kondisi ini memungkinkan Anda menjual kepemilikan ORI/SR sebelum jatuh tempo untuk meraih keuntungan selisih harga (capital gain).
Simulasi Perhitungan Passive Income Bulanan
Asumsikan Anda mengalokasikan dana dingin sebesar Rp100.000.000 pada penerbitan ORI dengan kupon fixed rate 6,25% p.a.
- Total Kupon per Tahun (Kotor): Rp100.000.000 x 6,25% = Rp6.250.000 per tahun
- Kupon Bulanan (Kotor): Rp6.250.000 / 12 = Rp520.833 per bulan
- Pajak Obligasi (10%): Rp520.833 x 10% = Rp52.083 per bulan
- Passive Income Bersih yang Masuk Rekening: Rp520.833 - Rp52.083 = Rp468.750 per bulan
Maka, setiap tanggal pembayaran kupon (biasanya pertengahan bulan), dana sebesar Rp468.750 akan otomatis ditransfer langsung ke rekening bank Anda tanpa perlu tindakan manual apa pun.
Perbandingan ORI dan SR vs Deposito Bank Umum
| Indikator | ORI & SR | Deposito Bank Umum |
| Penerbit / Penjamin | Pemerintah RI (100% Bebas Risiko) | Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) |
| Batas Maksimal Penjaminan | Tanpa Batas Nominal | Maksimal Rp2 Miliar per Bank |
| Tarif Pajak Imbal Hasil | 10% | 20% |
| Likuiditas | Bisa dijual di Pasar Sekunder | Terkunci hingga Jatuh Tempo (Ada Penalti) |
| Modal Awal Mula | Sangat Terjangkau (Mulai Rp1 Juta) | Biasanya Bervariasi (Mulai Rp1-10 Juta) |
Perlu dipahami bahwa bagi Anda yang ingin membangun fondasi passive income yang aman, ORI dan SR adalah instrumen wajib di dalam portofolio investasi.
Tidak hanya memberikan imbal hasil bersih yang lebih tinggi dibanding deposito serta keamanan tanpa batas, membeli ORI dan SR juga berarti Anda ikut berkontribusi langsung dalam mendanai pembangunan infrastruktur dan kemandirian ekonomi nasional.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
Sinking Fund vs Emergency Fund: Strategi 'Kantong Ajaib' Agar Tabungan Utama Tak Pernah Jebol ! Keuangan Kamu Sering Goyah Setiap Akhir Tahun Tiba ?
Dilema Pelunasan KPR: KPR Tenor Panjang + Investasi vs Pelunasan Dipercepat, Lebih Baik Pakai Strategi Mana?
Anatomi Deposito BPR vs Bank Umum: Mana yang Lebih Aman untuk Imbal Hasil Maksimal ?
Rahasia Mengatur Portofolio Reksa Dana Berdasarkan Umur dan Profil Risiko, Racikannya Jelas Berbeda !
Menakar Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) vs Lump Sum di Pasar Saham yang Volatil, Mana yang Lebih Menguntungkan ?
Memahami Inflasi Gaya Hidup dan Cara Mencegah Lifestyle Inflation ! Kenali Tanda Terjebak dan Strategi Konkretnya
Asuransi Jiwa vs Asuransi Kesehatan: Mana yang Wajib Dimiliki Lebih Dulu ? Informasi Ini Penting bagi Lajang (Belum Menikah) Maupun Kepala Keluarga
Mengupas Konsep Financial Independence, Retire Early (FIRE) yang Populer di Milenial & Gen Z: Mitos vs Realitas Menerapkannya di Indonesia, Bisa kah ?
Membahas Refinancing KPR : Solusi Mengurangi Bunga Cicilan atau Jebakan Baru ? Ketahui Cara Kerja Hingga Biaya yang Wajib Dikeluarkan
Panduan Diversifikasi Aset Internasional bagi Investor Domestik: Bedah Berapa Porsi Ideal, Tantangan, Risiko Hingga Alasannya