KALIMANTANSATU.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara gabungan (hybrid) pada Rabu (12/8/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh 90 pemegang saham atau mewakili 100 persen pemilik hak suara.
Dalam forum RUPSLB tersebut, para pemegang saham merestui dua mata acara utama, yakni pengisian posisi Dewan Komisaris yang kosong serta agenda lain-lain.
Pada mata acara pertama, RUPSLB menyepakati penunjukan Alex Widi Kristiono sebagai Anggota Dewan Komisaris BEI yang baru guna mengisi posisi yang ditinggalkan M. Oki Ramadhana usai mengundurkan diri.
Penetapan ini telah mengantongi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Alex Widi Kristiono bakal mengemban tugas untuk melanjutkan sisa masa jabatan Dewan Komisaris BEI periode 2024–2028.
Pascakeputusan ini, susunan jajaran Dewan Komisaris BEI secara resmi diisi oleh:
- Komisaris Utama: Nurhaida
- Komisaris: Yozua Makes
- Komisaris: Karman Pamurahardjo
- Komisaris: Lany Djuwita
- Komisaris: Alex Widi Kristiono
Penyesuaian Struktur Pemegang Saham dan Perubahan Nama Sekuritas
Selanjutnya pada agenda kedua (lain-lain), RUPSLB BEI mengesahkan penyesuaian struktur pemegang saham Perseroan seiring dilakukannya aksi pembelian kembali saham (buyback) oleh BEI, sekaligus mengesahkan pergantian nama sejumlah anggota bursa.
Adapun jajaran anggota bursa yang berganti nama meliputi:
- PT Universal Broker Indonesia Sekuritas bertransformasi menjadi PT Laba Sekuritas Indonesia.
- PT UOB Kay Hian Sekuritas berganti menjadi PT Kay Hian Sekuritas.
- PT Oso Sekuritas Indonesia berubah menjadi PT Sukadana Prima Sekuritas.
- PT Jasa Utama Capital berganti nama menjadi PT Yakin Bertumbuh Sekuritas.
Di samping itu, dilaporkan pula aksi pengalihan masing-masing satu lembar saham milik PT IMG Sekuritas dan PT HSBC Sekuritas Indonesia kepada pihak BEI sebagai bagian dari skema buyback saham.
Langkah Awal Menuju Demutualisasi Bursa
Artikel Terkait
Mengenal Mekanisme Penjaminan LPS: Berapa Batas Aman Simpanan Anda di Bank ? Apakah BPR dan Bank Digital Juga Dijamin ?
Investasi Saham Blue Chip vs Growth Stock untuk Pemula: Mana Lebih Ideal? Kenali Karakteristik Utama, Perbandingan Langsung Hingga Strategi Kombinasi
MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Umumkan Daftar Pemenang ! Bakal Wakili Indonesia ke Kompetisi Tingkat Regional di Asia Tenggara
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% di Q2 2026, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun demi Jaga Momentum, Qodari Beberkan Intervensi Kebijakan
Layanan Haji 2026 Dipuji Jemaah, BPS Catat Indeks Kepuasan Tembus Kategori Sangat Memuaskan, Bakom RI: Komitmen Transformasi Terus Berlanjut
Kemenbud Pulangkan Lima Artefak Papua dari AS, Hasil Repatriasi Artefak Bakal Dipajang di Museum Nasional, Begini Kata Fadli Zon
Stabilitas Keamanan Nasional Mantap Jelang HUT ke-81 RI, Bakom RI Minta Masyarakat Bijak Bermedsos, Qodari: Waspadai Disinformasi di Ruang Digital
Kinerja dan Popularitas Mentereng, Seskab Teddy Indra Wijaya Masuk 3 Besar Pejabat Berkinerja Terbaik versi Hasil Survei IPO
Sinergi Jatim-Kalbar: Strategi Khofifah dan Dekranasda Bawa Produk Lokal Naik Kelas, Dorong Kolaborasi UMKM
Misi Dagang Kalbar-Jatim 2026: Dorong Hilirisasi Komoditas dan Buka Peluang Pelaku Usaha, Jalin Kemitraan Strategis