KALIMANTANSATU.COM - Fluktuasi adalah salah satu sifat pasar saham yang pasti.
Mungkin hari ini saham yang kamu beli naik, besok bisa saja turun, lalu lusa kembali naik, dan begitu seterusnya.
Terkadang bagi investor pemula, fluktuasi ini bisa menimbulkan kepanikan.
Padahal, kepanikan adalah musuh utama dalam dunia investasi.
Dalam kondisi pasar yang bergejolak, keputusan yang diambil dengan emosi lebih sering berakhir dengan kerugian.
Bagaimana cara agar tetap tenang dan berpikir jernih saat pasar saham berfluktuasi ?
Salah satunya adalah mengetahui 5 Pilar Ketenangan dalam Investasi Saham.
Sebab, lima pilar ini tidak hanya menjadi penopang mental kamu, tetapi juga panduan praktis dalam mengambil keputusan keuangan.
Dengan memahami 5 pilar tersebut, maka di tengah gejolak, kita bisa menemukan peluang dan terus melangkah menuju kemerdekaan finansial.
Berikut ini 5 pilar ketenangan dalam investasi saham dikutip Kalimantansatu.com dari laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) / Indonesia Stock Exchange (IDX) :
1. Tujuan investasi yang jelas
Banyak orang terjun ke pasar modal karena ikut-ikutan, FOMO (Fear of Missing Out), atau terbuai janji imbal hasil tinggi.
Padahal, investasi tanpa tujuan yang jelas sama seperti naik kapal tanpa tahu hendak ke mana.
Ketika pasar terkoreksi, kita akan mudah tersesat, panik, bahkan mungkin terpaksa melakukan cut loss.