Obligasi ini akan diterbitkan dalam 3 seri yang terdiri dari tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun, tetapi tingkat bunga masing–masing belum diumumkan.
Obligasi ini telah memperoleh rating A+ dari Pefindo dan Fitch Ratings.
Jadwal penawaran umum pada 30 September–2 Oktober 2025.
Join Venture DSSA di Bisnis Geotermal
Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan PT First Gen Geothermal Indonesia menargetkan joint venture–nya di bisnis geotermal akan terbentuk pada 4Q25.
Direktur DSSA, Hermawan Tarjono dan Alex Susanto, mengatakan bahwa joint venture tersebut akan dimiliki sebesar 50% oleh anak usaha DSSA, PT DSSR Daya Mas Sakti, dan 50% oleh FirstGen.
Meski demikian, informasi terkait target commissioning pembangkit listrik tenaga panas bumi belum diumumkan.
Sebelumnya, DSSA menjelaskan bahwa joint venture tersebut akan berfokus pada pengembangan dan pengelolaan sumber daya panas bumi dengan potensi kapasitas gabungan sekitar 440 MW di 6 lapangan yang berlokasi di Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tengah.
(*)