Ia tidak menampik adanya pinjaman tersebut, mengakibatkan rasio keuangan Perseroan seperti Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio mengalami peningkatan, namun masih berada dalam batas yang wajar.
"Perseroan tetap menjaga hubungan yang baik dengan para kreditor lainnya yang selama ini mendukung kegiatan usaha Perseroan," pungkasnya.
(*)