investasi

Laba Bersih MEDC Turun ! Apa Penyebabnya ? Cek Kinerjanya, Medco Energi Internasional Rilis Laporan Keuangan 2025

Kamis, 2 April 2026 | 15:40 WIB
Laba Bersih MEDC Turun ! Apa Penyebabnya ? Cek Kinerjanya, Medco Energi Internasional Rilis Laporan Keuangan 2025 (Kalimantansatu.com/Dok. MEDC)

KALIMANTANSATU.COM - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan hasil keuangan tahun 2025 yang telah diaudit.

Berdasarkan laporan tersebut, laba bersih MEDC sebesar AS$ 101 juta.

Angka tersebut turun bila dibandingkan laba bersih sebesar AS$ 367 juta pada 2024.

Penurunan ini disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari Amman Mineral Internasional, penurunan nilai aset non-kas, biaya pengeboran dry hole di PSC Beluga, serta melemahnya harga komoditas.

Sepanjang tahun 2025, MEDC membukukan EBITDA sebesar AS$ 1.264 juta setara dengan 2024, meskipun harga minyak rata-rata turun 15% dari AS$ 78/barel menjadi AS$ 67/barel dan harga gas melemah dari AS$ 7,0 menjadi AS$ 6,8 per mmbtu.

Baca Juga: Apa Saja ? PT Segar Kumala Indonesia Tbk Bakal Tambah 3 Bidang Usaha Baru ! Diklaim Bisa Berkontribusi Positif Terhadap Kinerja Keuangan BUAH

Sementara itu, belanja modal sebesar AS$ 437 juta dan biaya produksi Minyak & Gas sebesar AS$ 8,6 per boe sesuai dengan panduan.

Utang konsolidasi MEDC meningkat menjadi AS$ 3.646 juta pada tahun 2025. Terutama untuk pembelian FPSO Marlin Natuna guna memastikan keberlanjutan produksi di Lapangan Forel (South Natuna Sea Block B), serta pembiayaan proyek pengembangan pembangkit energi terbarukan dan pembangkit listrik berbasis gas.

Di sisi lain, rasio utang bersih terhadap EBITDA1 untuk segmen Minyak & Gas, sebesar 2,0x, dibandingkan 1,8x pada 2024, dan masih berada dalam kisaran target Perusahaan.

Likuiditas MEDC tetap kuat dengan posisi kas sebesar AS$ 633 juta pada akhir tahun, dibandingkan AS$ 697 juta pada 2024.

Selanjutnya, dividen sebesar AS$ 80 juta dibayarkan pada 2025, setara sekitar Rp53,4 per saham. Angka ini meningkat 19% dibandingkan 2024.

Baca Juga: Sari ROTI Bakal Garap Bisnis Baru Bidang Industri Ransum Makanan Hewan, Apa Tujuan Manajemen Nippon Indosari Corpindo ?

Pada tahun 2025, MSCI juga meningkatkan peringkat ESG MEDC menjadi “AAA” dan Moody’s meningkatkan peringkat kredit menjadi Ba3.

"Pada tahun 2025 kami membukukan kinerja yang kuat bagiPerusahaan dan pemegang saham. Total imbal hasil pemegang saham tahunan mencapai rekor 27%,dengan pengembalian sebesar AS$ 110 juta kepada pemegang saham seiring tercapainya target produksiMinyak & Gas sebesar 156 mboepd dan target penjualan listrik sebesar 4.371 GWh," ungkap CEO MEDC, Roberto Lorato dalam keterangan tertulisnya, Kamis 2 April 2026.

Halaman:

Tags

Terkini