KALIMANTANSATU.COM - PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) menerbitkan Laporan Keuangan Audit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan yang bergerak di bidang Industri Bata Ringan dan Semen Mortar itu membukukan pendapatan bersih sebesar Rp1,50 triliun.
Capaian itu meningkat 2,8% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1,46 triliun.
"Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Perseroan mencatatkan laba kotor sebesar Rp389 miliar dengan margin laba kotor sebesar 26% dan Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp84 miliar," ungkap Corporate Secretary BLES, Andrew dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4/2026).
Dari sisi posisi keuangan, lanjut dia, total aset Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp2,0 triliun, meningkat 10,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan aset tidak lancar sebesar Rp185,2 miliar.
Andrew memaparkan kinerja BLES menunjukkan penguatan pada akhir tahun 2025.
Pada kuartal IV 2025, Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp35,3 miliar, berkontribusi 42% terhadap total laba bersih tahun berjalan.
Lalu, penjualan bersih sebesar Rp430,2 miliar, setara dengan 28,6% dari total penjualan bersih tahun 2025
"Volume penjualan sebesar 1,0 juta m3, atau 28,5% dari total volume penjualan tahunan," jelasnya.
Secara kumulatif, total volume penjualan Perseroan sepanjang tahun 2025 mencapai 3,7 juta m3.
"Dari sisi operasional, produk bata ringan tetap menjadi kontributor utama dengan menyumbang sekitar 99% dari total penjualan atau sebesar Rp1,49 triliun," kata Andrew.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto Ajak Pengusaha Jepang Investasi di Indonesia: Filosofi Kami Seribu Teman Terlalu Sedikit
Bicara di Japan-Indonesia Forum, Presiden Prabowo Subianto Ajak Dunia Saksikan Transformasi Besar RI Dalam Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto Gugah Investor Jepang Lewat Danantara, Jadi Jaminan Keamanan Investasi dengan Indonesia
Ingin Lindungi 70 Juta Anak Indonesia dari Pengaruh Negatif Medsos, Pemerintah Panggil Google dan Meta Supaya Patuhi PP TUNAS
Dahsyat ! Pesta Rakyat Perdana di Monas, Produk Ekraf Banten Tembus 14 Ribu Paket
Berbagi Kebahagiaan di Momen Lebaran 2026, Seskab Teddy Klaim Bazar Rakyat di Monas Dihadiri 200 Ribu Orang, Beri Hiburan Masyarakat dan Hidupkan UMKM
Viral Kasus Videografer Amsal Sitepu, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Anggap Momentum Menata Sistem Ekonomi Kreatif Indonesia
Tembus 4,3 Juta Ton ! Stok Beras Indonesia Bikin Rekor Tertinggi Dalam Sejarah, Mentan Amran Sulaiman Prediksi April Bakal Segini Produksinya
Menuju Kemandirian Energi Nasional, Kementan Genjot Hilirisasi Sektor Pertanian Melalui Penguatan Biofuel dan Bioetanol
Stock Split DSSA Sebentar Lagi ! Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Beberkan Jadwal dan Rasionya, Saham Lama Jadi Berapa Saham Baru ?