Bagaimana Ikhtisar Operasional MEDC Tahun 2025 ?
Adapun produksi minyak dan gas tahun 2025 meningkat menjadi 156 mboepd, didorong oleh produksi perdana dari Lapangan Terubuk dan Forel di South Natuna Sea Block B, kinerja kuat berkelanjutan di Oman Block 60, serta peningkatan hak partisipasi operasi di PSC Corridor.
MEDC menutup tahun dengan mencatatkan tingkat produksi lebih dari 170 mboepd.
Belanja modal sebesar AS$ 402 juta digunakan untuk mencetak rekor produksi baru di Oman Block 60, memulai produksi di Lapangan Terubuk dan Forel, serta pengembangan sumur Corridor Suban-28 dan proyek peningkatan kapasitas kompresor Suban.
Perseroan juga memperluas portofolio di Sumatra dengan meningkatkan participating interest di Corridor menjadi 70% dan participating interest efektif di PT Transportasi Gas Indonesia menjadi 40%, serta mengakuisisi 45% participating interest operasi di PSC Sakakemang.
Pada 31 Maret 2026, Perseroan menandatangani PSC Cendramas, menandai kembalinya MedcoEnergi ke Malaysia sebagai operator blok minyak lepas pantai tersebut. PSC Cendramas berdekatan dengan operasi di South Natuna Sea Block B dan memiliki geologi dan karakteristik teknis yang serupa.
Di sisi lain, penjualan listrik MEDC mencapai 4.371 GWh, dengan 25% berasal dari energi terbarukan. Belanja modal sebesar AS$ 35 juta terutama digunakan untuk commissioning Pembangkit Panas Bumi Ijen pada kuartal pertama, PLTS Bali Timur pada kuartal kedua, serta penyelesaian ekspansi Batam ELB pada kuartal keempat.
Direktur Utama MEDC, Hilmi Panigoro menegaskan kepuasannya terhadap kinerja MEDC sepanjang tahun 2025.
"Saya sangat puas dengan kinerja tahun 2025. Memasuki 2026, kami tetap berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, dengan target produksi Minyak & Gas dan penjualan listrik yang kembali mencatatkan rekor baru bagi Medco," pungkasnya.
Sementara itu, Amman Mineral Internasional mencapai panduan produksi konsentrat tahun 2025 dengan produksi sebesar 446.563 metrik ton kering yang mengandung 208,9 juta pon tembaga dan 102,8 ribu ons emas, serta pemurnian lebih lanjut sebesar 176 juta pon katoda tembaga dan 124,7 ribu ons emas.
(*)