investasi

Membedah Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel (SR): Apakah Bisa Menjadi Cara Amankan Passive Income di Tengah Gejolak Pasar Saham ?

Jumat, 7 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Membedah Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel (SR): Apakah Bisa Menjadi Cara Aman Amankan Passive Income di Tengah Gejolak Pasar Saham ? (Dibuat Kalimantansatu.com dari Gemini AI)

Baca Juga: Panduan Diversifikasi Aset Internasional bagi Investor Domestik: Bedah Berapa Porsi Ideal, Tantangan, Risiko Hingga Alasannya

Daya Tarik Utama: Mengapa ORI & SR Sangat Memikat?

Bagi investor yang memprioritaskan arus kas (cash flow) bulanan yang stabil, ORI dan SR menawarkan sejumlah keunggulan kompetitif dibandingkan instrumen berisiko rendah lainnya seperti deposito bank:

1. Keamanan Setingkat Undang-Undang

Pembayaran imbalan dan pengembalian pokok ORI maupun SR dijamin 100% oleh negara melalui undang-undang.

Nilai penjaminannya tidak dibatasi maksimal Rp2 miliar seperti aturan LPS pada deposito bank, melainkan mencakup seluruh total investasi Anda.

2. Kupon Tetap (Fixed Rate) hingga Jatuh Tempo

ORI dan SR umumnya menawarkan kupon berjenis fixed rate.

Artinya, berapa pun suku bunga acuan bank sentral berfluktuasi di masa depan, persentase imbalan bulanan yang Anda terima tidak akan pernah turun hingga tenor berakhir.

Ini memberikan kepastian passive income yang sangat solid.

3. Pajak Lebih Rendah Dibanding Deposito

Salah satu keunggulan terbesar SBN Ritel terletak pada efisiensi pajaknya.

Pajak atas imbalan/kupon obligasi saat ini hanya sebesar 10%, jauh lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito perbankan yang mencapai 20%.

Selisih pajak 10% ini memberikan hasil bersih (net return) yang jauh lebih menguntungkan bagi investor.

Baca Juga: Asuransi Jiwa vs Asuransi Kesehatan: Mana yang Wajib Dimiliki Lebih Dulu ? Informasi Ini Penting bagi Lajang (Belum Menikah) Maupun Kepala Keluarga

Halaman:

Tags

Terkini