KALIMANTANSATU.COM - Masjid Keramat Banua Halat adalah salah satu dari masjid-masjid kuno di Indonesia.
Masjid Keramat Banua Halat adalah salah satu masjid tertua di Kalimantan Selatan yang berada di desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin.
Masjid Banua Halat ini berjarak sekitar 120 km dari ibu kota provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarmasin.
Menurut sejarah, masjid yang dikeramatkan tersebut dibangun H Syafrullah atau yang dikenal orang terdahulu sebagai Datu Ujung yang memiliki kehebatan dengan bukti peninggalannya berupa tiang utama masjid yang masih dikenal sampai sekarang, yaitu tiang miring.
Tiang ini menjadi daya tarik atau tujuan utama pengunjung berziarah ke masjid tersebut.
Dalam legenda masyarakat setempat diceritakan, Datu Ujung (sebagai tokoh masyarakat) bersama masyarakat membangun masjid keramat untuk tempat ibadah.
Saat pembangunan masjid tersebut tiang-tiang masjid dicari Datu Ujung ke desa Batung, Kecamatan Piani.
Setelah masjid selesai, warga mengadakan selamatan.
Saat selamatan itu ternyata ikan untuk di makan warga kurang, lalu Datu Ujung berpesan kepada warga untuk jangan makan dahulu sebelum ia datang karena Datu Ujung akan mengambil ikan di Negara, Hulu Sungai Selatan.
Warga pun tidak percaya, mengingat jarak antara Banua Halat dengan Nagara sangat jauh, mustahil kalau harus menunggu Datu Ujung kembali dalam waktu singkat.
Walhasil warga pun makan duluan, saat itulah Datu Ujung muncul dengan membawa banyak ikan.
Melihat warga yang tidak mengindahkan pesannya tersebut, membuat Datu Ujung jadi marah dan dia menghentakkan kakinya ke tanah sehingga menimbulkan bekas tanah yang miring.
Artikel Terkait
Sejarah Kalimantan Timur Lengkap. Berdasarkan Hikayat Banjar, Sultan Makassar Pernah Pinjam Tanah untuk Dagang
Mengenal Apa itu Tari Hudoq Mahakam Ulu Kalimantan Timur ! Bagaimana Cara Menuju Mahakam Ulu Kaltim ?
Pesona Karts Sangkulirang Mangkalihat Kutai Timur Kalimantan Timur. Cara Menuju Karts Sangkulirang Mangkalihat
Lokasi Wisata Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan Kalimantan Timur Sangat Indah dan Punya Ciri Khas
Sejarah Samarinda dari Masa Kerajaan Sampai VOC ! Ternyata, Ibu Kota Kalimantan Timur Ini Berkembang dari 3 Kampung Pemukiman Suku Kutai Puak Melanti
Sungai Karang Mumus Saksi Peradaban Samarinda Kalimantan Timur. Masih Dijumpai, Peninggalan Bangunan Bersejarah yang Ditinggalkan oleh Warga Tionghoa
Tugu Kebangunan Nasional Indonesia Samarinda Kalimantan Timur ! Cagar Budaya Untuk Melengkapi Gedung Nasional Sebagai Tempat Perjuangan Bersejarah