Lagi Menoreh Karet, Seorang Wanita Kecamatan Sungai Ambawang Menjadi Korban Penganiayaan Brutal dari Pria Misterius. Todongkan Pisau dan Piting Korban

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 10 Februari 2025 | 20:22 WIB
Ilustrasi pohon karet. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay janimahkonen)
Ilustrasi pohon karet. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay janimahkonen)

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Warga Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang bernama Misriani (44 tahun) menjadi korban penganiayaan brutal.

Peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang menoreh karet di Jalan Sumber Agung, Gang Makam, Dusun Karya III, Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Wanita itu tiba-tiba disergap dari belakang oleh seorang pria tak dikenal yang langsung memiting lehernya dengan kuat.

Tak hanya itu, Misriani juga mengancamnya dengan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, Iptu Hafiz Febrandani, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengungkapkan, dari hasil penyelidikan pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang menodongkan bilahnya ke leher korban.

Misriani yang terkejut berusaha melawan, tetapi pitingan pelaku semakin kuat.

Baca Juga: Terungkap, Identitas Mayat di Pangkalan Tongkang Parit Mayor Desa Kapur. Polres Kubu Raya Sampaikan Kronologis Penemuannya

Keduanya terjatuh ke tanah dengan posisi terlentang.

Sementara pelaku masih menekan leher korban dan mengancamnya dengan parang.

“Korban sempat meronta dan berteriak, tetapi mulutnya disumpal dengan kaos kaki pelaku. Dalam keadaan terdesak, korban menggigit tangan pelaku sekuat tenaga hingga pitingan terlepas,” ungkap Aiptu Ade dalam keterangannya, Senin (10/2/2025).

Begitu berhasil melepaskan diri, Misriani menjerit sekeras-kerasnya.

Pelaku yang panik segera bangkit dan melarikan diri ke arah hutan, sembari tetap mengacungkan parang untuk mengancam Misriani agar tidak mendekat.

Baca Juga: Ubur-ubur Ikan Lele, Ketangkap Le ! Curi Sepeda Motor di Kubu Raya, Warga Pontianak Timur Diamankan Tim Gabungan Polisi

Saksi Dengar Jeritan

Aiptu Ade menambahkan, seorang saksi yang merupakan keluarga korban mendengar jeritan minta tolong dari dalam kebun karet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X