KALIMANTANSATU.COM - Mungkin sebagian orang sudah mengetahui apa itu Balai Wilayah Sungai Kalimantan III.
Namun, bagi yang belum tahu, kami hadirkan informasinya melalui artikel ini.
Termasuk apa tugas dan fungsi Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, beserta visi dan misinya.
Untuk lebih jelasnya, silakan baca sampai tuntas ya, gaes.
Apa itu Balai Wilayah Sungai Kalimantan III ?
Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, disebut sebagai “BWS Kalimantan III".
Terbentuk pada tahun 2006, sejalan dengan diterapkannya otonomi daerah yang membagi tugas, wewenang dan kekuasaan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 11A/PRT/M/2006 tanggal 26 Juni 2006 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, pengelolaan wilayah sungai terbagi atas wilayah sungai lintas negara; wilayah sungai lintas provinsi; wilayah sungai strategis nasional; wilayah sungai lintas kabupaten/kota; dan wilayah sungai dalam 1 (satu) kabupaten/kota.
Dikutip dari laman resminya, pembagian ini secara nyata memberikan batasan atas pengelolaan wilayah sungai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
Balai Wilayah Sungai (BWS) sendiri dibentuk berdasarkan diterbitkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum 20/PRT/M/2016 tanggal 01 Juni 2016 tentang ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT.
Pada tabel Lampiran 1 dalam peraturan tersebut, diuraikan tipe balai dari BWS Kalimantan III masuk ke dalam tipe A, lokasi di Kuala Kapuas, provinsi Kalimantan Tengah dan kalimantan Selatan, serta wilayah sungai sebagai Wilayah Kerja yang terdiri dari WS Mentaya-Katingan, WS Barito, WS Jelai-Kendawangan (Kalimantan Tengah) dan WS Barito (Kalimantan Selatan).
Melalui peraturan ini, BWS Kalimantan III mengupayakan pengelolaan Sumber Daya Air yang optimal di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, khususnya pada WS Mentaya-Katingan, WS Barito, WS Jelai-Kendawangan (Kalimantan Tengah) dan WS Barito (Kalimantan Selatan) yang menjadi tanggung jawabnya.
Artikel Terkait
25 Lokasi Daftar Obyek Wisata Buatan di Kubu Raya Kalimantan Barat. Tidak Hanya Embung Parong dan Wisata Hutan Albzia Saja loh Gaes
11 Daftar Obyek Wisata Alam di Kubu Raya Kalimantan Barat. Selain Bukit Ambawang dan Bukit Wangkang, Ada Mangrove dan Lainnya Nih Gaes
Mengenal Batu Antik Lada Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah yang Unik. Siapa Penemu Batu Antik Lada ?
Mengenal Kawasan Hutan Adat Tembawang Tampun Juah Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat. Diyakini Sebagai Tempat Menghadapi Tulah & Menerima Petuah
Mengenal Batur dan Balontang di Wilayah Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. Menyatu Dalam Kehidupan Masyarakat Dayak Maanyan, Deah Maupun Lawangan
Tahukah Kamu, Pernah Ditemukan Tulang Manusia di Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat Kalimantan Timur ? Diduga Menjadi Pendukung Budaya Gua
Karst Sangkulirang Mangkalihat Kalimantan Timur Menyimpan Peninggalan Prasejarah. Tak Hanya Gambar Cadas. Ada Artefak, Gerabah, dan Bekas Perapian
Bertuliskan Huruf Dinasti Yuan, Sudah Tahu Terjemahan Prasasti Pasir Kapal Situs Cagar Budaya di Kepulauan Karimata Kayong Utara Kalimantan Barat ?
Mengenal Rumah Penjara Kolonial Sanga-Sanga di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Eksis di Zaman Hindia Belanda Hingga Pendudukan Jepang
Mengenal Lobong Tetaban di Nunukan Kalimantan Utara. Situs Pemakaman yang Memiliki Sejumlah Lungun Leluhur Dayak Agabag/Tenggalan
Jejak Reruntuhan Benteng Tabanio di Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Peninggalan Peradaban Belanda yang Pernah Berjaya
Mengenal Sejarah Benteng Tabanio Takisung Tanah Laut Kalimantan Selatan yang Dibangun oleh Kompeni Belanda dan Sempat Direbut Pangeran Antasari Cs
Mengenal Masjid Muhammadiyah Kelayan Banjarmasin Kalimantan Selatan. Masjid Unik Berada di Tepian Sungai Kelayan yang Ramai Aktivitas
Mengenal Masjid Raya Darussalam Palangkaraya Kalimantan Tengah. Ikon dan Destinasi Wisata Religi yang Punya Menara Masjid Tertinggi di Indonesia