Ia merespons cepat setelah mendapatkan pesan terusan berupa foto surat itu dari beberapa tokoh masyarakat di WhatsApp Group-nya.
'Hari ini, Forum RT Desa Kapur dan kepala desanya serta camatnya kami panggil," ungkap Sujiwo saat diwawancarai awak media di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis 17 Juli 2025.
Ia menegaskan, tidak ada tempat dan ruang bagi kelompok atau siapapun orang per orang yang intoleransi.
"Gak ada ruang. Saya tidak memberikan ruang kepada siapapun yang anti toleransi" tegasnya.
Baca Juga: Modus Beras Oplosan Dibongkar Mentan Amran Sulaiman, Kerugian Mencapai Rp99 Triliun
Lanjut Sujiwo, Kabupaten Kubu Raya sudah sangat harmonis.
Hal itu ditunjukkan dengan sinergi antarumat suku maupun antarumat beragama selama ini.
"Maka saya akan berikan peringatan tegas dan keras. Siang ini (17 Juli 2025), kami sudah tindak lanjuti," timpalnya.
"Saya berharap masyarakat untuk tetap dingin, tetap sejuk. Percayakan kepada pemerintah. Kita pastikan, akan kita atasi bersama," tandasnya.
(*)