Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy Prihastari menerangkan, sejak tahun lalu TP-PKK bersama Pemerintah Provinsi Kalbar sudah mempunyai langkah-langkah strategis dalam menurunkan angka stunting di Kalbar.
"Banyak sekali program-program yang telah kita jalankan seperti memberikan edukasi gizi, pola asuh untuk anak-anak baduta, dan juga kepada remaja putri agar memahami pentingnya menurunkan dan mencegah angka stunting. Kemudian ada Serbu Posyandu bersama dokter gizi dan dokter anak memberikan edukasi bagaimana cara memasak menu MPASI yang baik dan 3 komponen utama dalam memberikan MPASI," papar Windy Prihastari.
Windy Prihastari mengakui, masalah pada orang tua yang memiliki anak stunting yakni terkait ekonomi atau kekurangan biaya untuk memberikan makanan yang bergizi untuk anaknya.
"Jadi, ada inisiasi dan inovasi yang kami hadirkan yaitu mengajak seluruh organisasi termasuk Anggota KORPRI di Kalbar untuk menjadi orang tua asuh stunting yang sampai saat ini masih berjalan. Hingga hari ini, kita bersama me-launching Kakak Asuh Stunting untuk membantu anak-anak Kalbar bisa terbebas dari stunting atau zero stunting," ujarnya.
Peran Pemuda, timpal Windy, sangat ditunggu saat ini dan ke depannya untuk melakukan langkah-langkah dan aksi nyata guna menurunkan angka stunting demi mewujudkan Generasi Emas 2045.
"Sejalan dengan hal itu para pemuda di Kalbar, berinisiasi dan ingin ikut terlibat dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Kalbar. Mereka menyampaikan kepada saya bahwa mereka bisa dan harus terlibat dalam penurunan angka stunting ini, yaitu menjadi kakak asuh stunting," jelasnya.
Terkait kick off Kakak Asuh Stunting, terdapat 62 orang yang akan menjadi Kakak Asuh Stunting yang akan memberikan bantuan berupa anggaran dan biaya untuk anak-anak stunting.
"Mereka juga bisa mengedukasi dan mensosialisasikan kepada pemuda yang lain bahwa pemuda memang harus bersama-sama melakukan aksi nyata dalam menurukan angka stunting di Kalbar," pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pj. Ketua Dharma Wanita Prov. Kalimantan Barat, D. Efy Masfiati, Direktur Utama Bank Kalbar, Kepala BKKBN Prov Kalbar, Pejabat yang mewakili Bank Indonesia, Kepala OPD lingkup Pemerintah Prov Kalbar, Owner WK Aming, Para ketua Ikatan, Himpunan, Perkumpulan dan stakeholder terkait.
(*)
Artikel Terkait
Kunjungi Anak Stunting di Putussibau Kapuas Hulu, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Imbau Kabupaten Kota Jalankan Program Orangtua Asuh
Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Beri Kado Ceria untuk Anak Penderita Kanker di RSUD dr Soedarso Pontianak
Pekan Gawai Dayak Kalbar 2024 Berlangsung pada 18-25 Mei 2024, Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari : Sangat Potensi Masuk Kalender Event Nusantara
Target GOR Terpadu Ayani Berstandar Internasional Rampung 17 Juni 2024, Pj Gubernur Kalbar Harisson Optimis Siap Untuk Proliga Voli 2024 di Pontianak
Pembukaan PGD Kalbar 2024, Pj Gubernur Kalbar Harisson : Budaya Dayak dengan Keunikan dan Kekayaan Budayanya, Aset Bangsa yang Harus Dilestarikan
Petinju Kebanggaan Indonesia Asal Kayong Utara Daud Yordan Minta Restu ke Pj Gubernur Kalbar Harisson Sebelum Tanding Tinju Perebutan Juara Dunia Ke-4