Menurutnya, riwayat atau curriculum vitae (CV) calon tidak boleh dianggap sebagai data pribadi yang tertutup.
"Jika informasi seperti ini ditutup, pemilih tidak bisa menilai calon pemimpin dengan jelas. Penting untuk memberikan apresiasi kepada calon yang bersedia membuka informasi," kata Umi.
Ruher, peserta lain, menambahkan bahwa keterbukaan informasi pada setiap tahap pemilu harus diperluas, termasuk pada proses pungut dan hitung suara.
Ia menekankan pentingnya memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendokumentasikan hasil pemilu di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
"Penghalangan dokumentasi hasil tidak sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik. Masyarakat harus diberi keleluasaan untuk mengakses hasil pemilihan," tegasnya.
Zainudin menyoroti bahwa debat kandidat sejauh ini belum menggali program para calon secara mendalam.
“Publikasi yang dilakukan oleh penyelenggara pemilihan masih kurang efektif, sehingga masyarakat tidak mendapatkan informasi yang menyeluruh terkait program yang ditawarkan calon kepala daerah,” ujarnya.
Ahmad Sofian juga berpendapat bahwa debat kandidat harus dilakukan secara lebih inklusif dan terbuka untuk masyarakat.
"Debat kandidat tidak boleh hanya formalitas. Masyarakat harus bisa melihat substansi dari perdebatan dan diberi kesempatan untuk berpartisipasi, misalnya dengan menitipkan pertanyaan kepada para calon," tambahnya.
Sementara itu, Wawan menyoroti bahwa KPU dinilai kurang transparan dalam berkomunikasi dengan media, serta menekankan pentingnya pengawasan terhadap media yang menjadi mitra siaran KPU.
Ia juga mempertanyakan relevansi pembatasan masa kampanye di tengah kemajuan teknologi informasi dan era digital. "Dengan kehadiran media sosial yang tidak terbatas, apakah pembatasan masa kampanye masih relevan?" tanyanya.
Langkah Konkret untuk Keterbukaan Informasi
Komisi Informasi telah mengeluarkan Peraturan Komisi Informasi No. 1 Tahun 2019 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Pemilu dan Pemilihan (PERKI PPSIP).
Artikel Terkait
Pulang dari Olimpiade Paris 2024, Atlet Panjat Tebing Indonesia Veddriq Leonardo Disambut Pemprov dan Masyarakat Kalbar di Pontianak
Seusai Berlaga di Olimpiade Paris 2024, Pemprov Kalbar Beri Reward kepada Veddriq Leonardo dan Bernard Van Aert Sebagai Bentuk Apresiasi
Kabar Duka, Ini Identitas 5 Warga Pontianak Tewas Dalam Kebakaran di Tambelan Sampit Kecamatan Pontianak Timur
Viral Isu Liar Skandal Azizah Salsha Selingkuhi Pratama Arhan ! Kuasa Hukum Azizah Salsha Laporkan Akun Penyebar Hoaks dan Fitnah ke Bareskrim Polri
Dengar Nih, Ada Pesan Mahfud MD kepada Pimpinan Parpol dan Anggota DPR RI ! Partai Buruh Harap Dukungan Seluruh Rakyat Indonesia
Prabowo Subianto Tegaskan Siapapun yang Terpilih di Pilkada 2024 Mendatang Tidak Akan Menjadi Masalah
Bicara di Kongres PAN, Presiden Terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto : Rakyat Kita Capek Dengan Omon-omon, Rakyat Kita Ingin Hasil
Prabowo Subianto Terharu Dengar Pidato Kelulusan Wisudawati Unhan Atambua Bernama Martina. Pernah Jual Gorengan Hingga Pelayan Toko Grosir
Ini Penjelasan KPK saat Ditanya Kasus Dugaan Korupsi Kerjasama Usaha Akuisisi PT ASDP Dengan PT Jembatan Nusantara