KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Prarekonstruksi kasus pembunuhan Ahmad Nizam Alfahri (6 tahun) oleh ibu tirinya rampung digelar oleh Ditreskrimum Polda Kalbar di Jalan Purnama Agung 7 Nomor G3, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 24 Agustus 2024.
Ahmad Nizam Alfahri ditemukan di dalam karung di areal sekitar rumahnya pada Kamis 22 Agustus 2024.
Awalnya, bocah laki-laki itu sempat dikabarkan hilang pada Rabu 21 Agustus 2024.
Pasca prarekonstruksi, Wadirreskrimum Polda Kalbar AKBP Harry Yudha Siregar menegaskan, pelaku yang merupakan ibu tiri korban berinisial IF (24 tahun) ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah ditetapkan tersangka," ungkapnya.
Hasil prarekonstruksi semakin menguatkan perlakuan IF terhadap korban hingga berujung kematian
"Klimaksnya pada Senin (19 Agustus 2024) dan Selasa (20 Agustus 2024)," terangnya.
Lanjut dia, ada serangkaian perbuatan lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Terkait motif tindakan kriminal itu, IF mengaku punya perasaan cemburu terhadap korban.
Saat mengandung hingga melahirkan, pelaku menganggap suaminya lebih sayang terhadap korban dibandingkan anak yang dikandungnya.
"Tersangka dijerat pasal berlapis. Pasal 80 KUHP tentang Kekerasan Terhadap Anak yang menyebabkan meninggal dunia dan Pasal 338 tentang Pembunuhan, serta Pasal tentang KDRT," tandasnya.
Sempat Dilaporkan Hilang oleh Ayah Kandungnya
Sebelum terkuak, awalnya korban sempat dilaporkan hilang oleh ayah kandungnya berinisial IC pada Rabu 21 Agustus 2024.
Artikel Terkait
Di Depan Civitas Akademika Universitas PGRI Pontianak, Windy Prihastari Ajak Bentuk Circle Baik dan Jaga Semangat Berprestasi
Pulang dari Olimpiade Paris 2024, Atlet Panjat Tebing Indonesia Veddriq Leonardo Disambut Pemprov dan Masyarakat Kalbar di Pontianak
Kabar Duka, Ini Identitas 5 Warga Pontianak Tewas Dalam Kebakaran di Tambelan Sampit Kecamatan Pontianak Timur
Meningkatkan Kredibilitas Pilkada Melalui Keterbukaan Informasi Pemilu, Komisi Informasi Kalbar Gelar FGD Bareng Akademisi dan Pegiat Demokrasi
Ungguli 37 Provinsi Lain di Indonesia, Pemprov Kalbar Rengkuh Prestasi di Ajang KEJAR Award 2024
Sempat Hilang Pasca Jatuh dari Jembatan Landak, Bocah Desa Angkayar Kuala Behe Landak Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Seorang Mekanik Tewas Tertimpa Pohon Ketika Naik Speed Boat di Batu Ampar Kubu Raya. Hendak Perjalanan Pulang Menuju Camp PT Putra Rimba Nusantara
Dilepas Sekda Kubu Raya Yusran Anizam, Ratusan Masyarakat Antusias Ikut Gerak Jalan Sehat HUT ke-79 RI di RT.006/RW.007 Komplek Griya Korpri