Ternyata Tidak Hanya Terjadi di SMAN 1 Mempawah, Pj Gubernur Harisson Ungkap Fakta Baru ! Total 90 Sekolah Tidak Selesai Input PDSS di Kalbar

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Kamis, 6 Februari 2025 | 13:01 WIB
Pj Gubernur Kalbar Harisson (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Pemprov Kalbar)
Pj Gubernur Kalbar Harisson (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson mengungkap fakta baru terkait kisruh input Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Di wilayah Kalbar, ternyata kasus lalai entri data PDSS tidak hanya terjadi pada siswa dan siswi SMAN 1 Mempawah saja.

Setidaknya, ada 90 sekolah yang tidak menyelesaikan input PDSS hingga tanggal tenggat batas akhir 31 Januari 2025.

"Ada 90 sekolah, terdiri dari 40 SMA, 42 SMK, dan 8 Madrasah Aliyah. Jadi, sekitar 10 persen dari keseluruhan 893 sekolah yang ada di Kalbar," ungkap Harisson via WhatsApp, Kamis 6 Februari 2025.

Baca Juga: Lalai ! Terungkap Penyebab Siswa Gagal Ikut SNBP 2025 di SMAN 1 Mempawah. Kadisdikbud Kalbar Rita Hastarita Bilang Sudah Isi PDSS, Tapi Ini Masalahnya

Masih Diperjuangkan

Untuk masalah entri data PDSS SNBP di SMAN 1 Mempawah, kata Harisson, dirinya telah menulis surat ke Menteri Kemendikti dan memerintahkan Kadis Dikbud Kalbar bertandang ke Jakarta.

Hal itu bertujuan agar Kemendikti bisa membantu penyelesaian masalah ini. 

"Untuk SMAN 1 Mempawah Hilir, dari 113 siswa, yang sudah lengkap dan selesai entri data sebanyak 106 siswa, dan alhamdulillah 106 siswa ini akan difinalisasi atau disetujui oleh Kemendikti untuk PDSS sehingga siswa dapat mengikuti SNBP. Sedangkan, 7 siswa yang tidak lengkap datanya masih diperjuangkan," jelasnya.

Untuk sekolah-sekolah lain di Kalbar yang mengalami hal serupa, terang Harisson, operator PDSS Kemendikti akan segera menghubungi pihak sekolah terkait.

"Saya harapkan kepala sekolah benar-benar dapat mengikuti petunjuk dari operator PDSS Kemendikti," pintanya.

Baca Juga: Viral Guru Lalai Isi PDSS di SMAN 1 Mempawah, Pj Gubernur Kalbar Harisson Sampaikan Langkah Tegas Ini

Harisson kembali menegaskan penerapan hukuman disiplin kepada kepala sekolah SMA/SMK, guru operator atau siapapun yang terbukti lalai dalam menyelesaikan proses penyelesaian entry data sampai finalisasi nilai pada aplikasi PDSS.

"Untuk Sekolah Madrasah Aliyah (MA), Saya akan berkoordinasi dgn Kanwil Depag Kalbar (Kanwil Kemenag Kalbar) untuk melakukan pembinaan terhadap MA ini," janjinya.

Tidak Hanya Terjadi di Kalbar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X