Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Generasi Muda Kalbar Melek Literasi Keuangan

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 10 Februari 2025 | 21:24 WIB
Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Windy Prihastari Harisson saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Ngander Kapuas Cerdas Digital Lawan Judi Online yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalbar di Halaman Komplek Ayani Mega Mall Pontianak, Minggu (9/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)
Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Windy Prihastari Harisson saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Ngander Kapuas Cerdas Digital Lawan Judi Online yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalbar di Halaman Komplek Ayani Mega Mall Pontianak, Minggu (9/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, literasi dan inklusi keuangan, keuangan digital dan perlindungan konsumen menjadi aspek penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan cerdas secara finansial.

Dalam rangkaian acara Saprahan Khatulistiwa Tahun 2025, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalbar turut serta mensosialisasikan Literasi keuangan yang merupakan gabungan dari pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang dalam mengelola keuangan.

"Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini, diharapkan acara ini menghasilkan manfaat besar yang melahirkan kader-kader yang memiliki gagasan yang menginspirasi, kreatif, inovatif dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai, jati diri dan berkarakter kebangsaan. Semoga acara ini dapat menjadi momentum menumbuhkan kesadaran semua elemen masyarakat akan pentingnya pemahaman tentang literasi keuangan inklusif, keuangan digital, dan perlindungan konsumen," kata Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Windy Prihastari Harisson saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Ngander Kapuas Cerdas Digital Lawan Judi Online yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalbar di Halaman Komplek Ayani Mega Mall Pontianak, Minggu (9/2/2025).

Baca Juga: Perintahkan Kapolri, Jaksa Agung, KPK Tindak Tegas Koruptor ! Presiden Prabowo Subianto : Maling Gak Usah Diajak Rukun

Windy menjelaskan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan langkah kunci untuk mencapai kesejahteraan finansial yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia. Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah praktis, setiap individu dapat memainkan peran penting dalam mengelola keuangan secara lebih efektif dan mendukung perekonomian lokal.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan, sehingga pada akhirnya dapat mencapai kesejahteraan finansial.

"Mari terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keuangan kita agar dapat menghadapi tantangan ekonomi dengan lebih siap dan bijaksana," jelas Windy.

Di sisi lain, dirinya menambahkan bahwa inklusi keuangan berfokus pada ketersediaan akses bagi masyarakat untuk memanfaatkan produk dan layanan keuangan di lembaga keuangan formal, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka, yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan dengan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan keuangan.

“Mungkin kita pernah atau bahkan sudah sering mendengar berita tentang praktik judi online, dimana kita ketahui hal ini sangat berpotensi mengancam kesejahteraan dan keamanan masyarakat. Berbagai langkah konkret telah diambil, termasuk peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap situs-situs judi online ilegal. Memutus situs dan menutup rekening saja tidak cukup. Salah satu sumber utama masalahnya adalah adiksi yang tinggi terhadap judi online”, ucapnya.

Menurutnya, hal ini menjadi ancaman dan sekaligus menjadi tugas bersama untuk memerangi hal tersebut.

Di samping tindakan hukum, disebutkannya pemerintah juga aktif melakukan kampanye edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak negatif dari judi online, salah satunya agenda yang dilaksanakan pada saat ini.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Tidak Khawatir Pihak-pihak yang Kontra Anggaran Dihemat: Uang itu untuk Rakyat

"Nah, melalui acara ini saya menghimbau kepada kita semua agar tidak mudah terjerat ilusi keuntungan judi online. Tingkatkan literasi digital agar kita semakin bijak dalam menggunakan teknologi dan ketika kaya akan manfaat literasi digital hal ini dapat menjadi solusi kunci untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online," imbuhnya.

Literasi digital merupakan bagian dari kemajuan teknologi digital, tantangan negatif dari hal tersebut juga harus diwaspadai, salah satunya praktik judi ke arah digitalisasi.

Menurutnya hal paling mudah untuk dilakukan dalam mencegah bahaya praktik judi online adalah bersama-sama melakukan edukasi sebagai langkah preventif dan antisipatif, dengan menyampaikan pesan-pesan literasi digital secara langsung kepada siapapun di sekitar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X