Menko Airlangga Hartarto Bongkar Misi Nego Dagang RI ke Amerika Serikat: Siap Bikin 'Nyaman' Toko Paman Sam di Tanah Air

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Jumat, 18 April 2025 | 21:57 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan).  (Kalimantansatu.com/Dok. IG @potus, @airlanggahartarto.official)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @potus, @airlanggahartarto.official)

KALIMANTANSATU.COM - Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto buka suara terkait upaya negosiasi tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump ke Indonesia sebesar 32 persen.

Upaya negosiasi itu akan berlangsung selama 60 hari ke depan dengan melakukan serangkalian pertemuan dari perwakilan RI ke AS.

Airlangga berharap pihaknya bisa memastikan negosiasi itu dapat membuahkan perjanjian dagang yang positif antara RI dan AS.

Menko Perekonomian RI itu berseloroh, delegasi Indonesia menjadi salah satu negara yang diterima lebih awal oleh pemerintah AS.

Sebelumnya, AS juga telah menerima upaya negosiasi yang dilakukan Vietnam, Jepang, dan Italia.

Baca Juga: Soal Nego Tarif Donald Trump, Menteri ESDM Bahlil Bongkar Upaya Tambah Impor Minyak dan LPG dari Amerika Serikat Senilai Rp168 Triliun

"Dari hasil pembicaraan (dengan AS) Indonesia merupakan salah satu negara yang diterima lebih awal," ungkap Airlangga dalam konferensi pers via virtual, pada Jumat, 18 April 2025.

"Ada beberapa negara yang sudah bicara dengan AS, antara lain Vietnam, Jepang, dan Italia," tambahnya.

Kemudian, Airlangga menyebut sejumlah opsi kerja sama bilateral antara RI dan AS.

Dalam kesempatan itu, sang Menko menekankan Indonesia berupaya membangun situasi perdagangan yang bersifat adil dan berimbang dengan negeri Paman Sam (julukan AS).

Terkhusus, Indonesia berharap adanya tarif yang kompetitif terhadap produk unggulan ekspor ke AS.

Salah satu negosiasi dagang itu, yakni upaya penyeimbangan neraca dagang serta siap memangkas surplus dengan menambah volume impor barang ke AS.

Baca Juga: Update Perang Dagang Amerika Serikat vs China: Donald Trump Bongkar Ada Upaya Nego Seusai Xi Jinping Minta Stop Tekan Tarif Tinggi

Komoditas yang ditawarkan untuk diimpor dari AS ke Tanah Air, yaitu minyak dan gas hingga produk agrikultur seperti gandum dan kedelai.

"Pertama Indonesia akan meningkatkan pembelian energi dari AS, antara lain LPG, crude oil dan gasoline. Indonesia juga beli produk agrikultur dari AS antara lain gandum, soya bean, dan soya bean milk," sebut Airlangga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X