Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kalimantan Barat Menggugat mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Senin (21/7/2025). Mereka menyuarakan penolakan terhadap program transmigrasi dari luar daerah ke Kalbar. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)
Fasilitas itu bukan dimanfaatkan oleh warga penerima program.
“Kami mendesak agar hak atas tanah dan hunian dikembalikan kepada masyarakat lokal. Jika tuntutan ini tidak direspons, kami akan menuntut Menteri Transmigrasi mundur dari jabatannya,” pungkasnya.
(*)
Artikel Terkait
Peluncuran Paspor Merah Putih Ditunda Imigrasi ! Tidak Jadi saat Momen HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, Apa Penyebabnya ?
Bicara Kehamilannya, Erika Carlina Ngaku Hidupnya Banyak Alami Perubahan: 9 Bulan Ini Bukan Erika
Cant Help Falling In Love Menggema di Serang ! Keteladanan Margono Djojohadikusumo dibedah di Tanah Jawara
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Milik Rakyat, Bukan “Ketua Untung Duluan”
Presiden Prabowo Subianto Sebut Koperasi Desa Merah Putih Bisa Bangun Gudang, Apotek, dan Gerai di Seluruh Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Warning Penggiling Padi Nakal, Ancam Sita dan Serahkan ke Koperasi Desa Merah Putih
Agenda Peluncuran 80.081 Koperasi Desa Merah Putih Seluruh Indonesia di Klaten, Presiden Prabowo Subianto Diiringi Sorak Senyum Warga Sepanjang Jalan
Presiden Prabowo Subianto: Koperasi Desa Merah Putih untuk Basmi Tengkulak dan Rentenir
Tausiah Tabligh Akbar di Pontianak, Ustaz Das'ad Latif Ajak Umat Islam Jauhi Suap
Hadiri Tabligh Akbar Ustaz Das'ad Latif di Masjid Raya Mujahidin, Ketua DMI Kalbar Ria Norsan Ajak Umat Islam Hijrah ke Arah Lebih Baik