Menurutnya, ide Ketua Komisi V DPR RI sebenarnya sudah menjawab persoalan Kalbar yang masih mengalami ketimpangan pembangunan yang nyata.
Ia mencontohkan berbagai persoalan yang mendesak, seperti infrastruktur yang belum merata, akses listrik yang terbatas, pembangunan fasilitas pelayanan publik dan masalah hak atas tanah yang masih menghantui banyak masyarakat Dayak khususnya.
"Banyak masyarakat Kalbar sampai saat ini yang tak memiliki hak atas tanah mereka, bahkan tidak sedikit lahan mereka masuk dalam kawasan dan HGU (Hak Guna Usaha)," ungkap Lino.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi masyarakat lokal harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Tegas Tolak Transmigrasi Baru
Untuk diketahui, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus sebelumnya menegaskan, penolakannya terhadap program transmigrasi yang memindahkan masyarakat ke satu pulau ke pulau lain.
"Saya sudah berkali-kali menegaskan, tidak boleh ada pemindahan penduduk. Kalau ada yang menyebar berita pendaftaran transmigrasi baru, itu hoaks," kata Lasarus, Jumat (18/7/2025).
Ia menyebut, program transmigrasi saat ini bukan untuk memindahkan penduduk baru ke daerah lain, melainkan memprioritaskan revitalisasi kawasan transmigrasi lama agar masyarakat setempat dapat merasakan keadilan dan peningkatan kesejahteraan.
Menyikapi statement Lasarus, Pemuda Dayak menghimbau masyarakat agar tidak lagi mempersoalkan perbedaan pendapat yang sebelumnya terjadi dan mengajak saling mendukung.
Pada kesempatan ini, Pemuda Dayak Kalimantan menyampaikan maaf terhadap adanya perbedaan persepsi dan pandangan antara Pemuda Dayak Kalimantan Barat dengan Lasarus dalam menyikapi persoalan Transmigrasi.
Pemuda Dayak meminta masyarakat untuk tidak lagi mempersoalkan hal tersebut, karena hari ini Lasarus sudah dengan tegas menyatakan menolak Transmigrasi, dan sudah sejalan dengan perjuangan seluruh Masyarakat Dayak Kalimantan Barat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKT) Sigit Mustofa Nurudin menegaskan tidak ada program transmigrasi di Kalbar.
Penegasan ini disampaikan di salah satu media.
Sigit mengatakan seluruh upaya akan diarahkan untuk revitalisasi kawasan transmigrasi yang sudah ada.
Artikel Terkait
Banyak Isu Liar Soal Pengesahan Pagu Indikatif Transmigrasi, Lasarus: Palu yang Saya Ketuk Bukan Untuk Memberi Karpet Merah ke Transmigran Baru
Terima Aksi Demo, Wagub Krisantus Kurniawan Tolak Transmigrasi di Kalbar : " Jangan Sampai Kita Memindahkan Kemiskinan dari Luar ke Sini "
Tolak Transmigrasi, Aliansi Kalbar Menggugat Desak Menteri Transmigrasi Mundur Jika Tuntutan Tidak Dipenuhi
Apresiasi Perjuangan Lasarus dan Solidaritas Masyarakat Tolak Transmigrasi Baru, MADN Desak Kementerian Hapus Segera Tautan Pendaftaran
Ketum PSSI Erick Thohir Kecewa Timnas Indonesia U23 Tak Menang Lawan Malaysia U23: " Jangan Hanya Bisa Lawan Brunei "
Di Balik Fitur Canggih Mobil Wuling Air EV, Pengguna Soroti Jok Kurang Nyaman dan Posisi Duduk yang Kurang Rebah
Erika Carlina Balas Klarifikasi DJ Panda, Sampai Sebut Fitnah dan Ancaman
Nah Loh ! Dedi Mulyadi Ogah Cabut Larangan Study Tour: Fokus Pendidikan, Bukan Bebani Orang Tua
Sudah Tahu Gatep Lawas ? Surga Tersembunyi di Buleleng Bali dengan Wahana River Tubing 625 Meter
Ini Daftar Event Seru di Bali Barat Juli 2025: Dari Lovina Festival hingga Medewi Festival
Lesti Kejora Curhat soal Dampak Dilaporkan ke Polisi Gegara Diduga Langgar Hak Cipta, Ingin Cepat Ada Solusi
Pendekatan Humanis, Polisi Bagi Susu untuk Anak-anak di Salah Satu Titik Lokasi Razia Operasi Patuh Kapuas 2025 Kubu Raya
Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya Tangkap Pelaku Jambret Komplek Green Deli Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya
Warga yang Sedang Cari Kodok Terkejut Kebakaran Sawmill Kayu di Ambawang, Polres Kubu Raya Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa