Krisantus menekankan, pemerintah Provinsi Kalbar saat ini serius melakukan penertiban terhadap investasi yang tidak taat aturan.
Termasuk penegakan terhadap perusahaan tambang dan perkebunan yang tidak memiliki kontribusi signifikan bagi daerah.
“Kalau hanya datang untuk mengambil kekayaan tanpa memberi manfaat bagi masyarakat, saya akan tindak. Kita ingin investasi yang sehat, adil, dan berpihak pada rakyat,” tegas Krisantus.
Selain itu, Pemprov Kalbar tengah mendorong pengembangan pelabuhan internasional di Kijing serta pengerukan alur sungai agar mendukung kelancaran distribusi dan ekspor sumber daya Kalbar.
(*)