Krisantus menekankan, pemerintah Provinsi Kalbar saat ini serius melakukan penertiban terhadap investasi yang tidak taat aturan.
Termasuk penegakan terhadap perusahaan tambang dan perkebunan yang tidak memiliki kontribusi signifikan bagi daerah.
“Kalau hanya datang untuk mengambil kekayaan tanpa memberi manfaat bagi masyarakat, saya akan tindak. Kita ingin investasi yang sehat, adil, dan berpihak pada rakyat,” tegas Krisantus.
Selain itu, Pemprov Kalbar tengah mendorong pengembangan pelabuhan internasional di Kijing serta pengerukan alur sungai agar mendukung kelancaran distribusi dan ekspor sumber daya Kalbar.
(*)
Artikel Terkait
Momen HUT ke-18 Kubu Raya, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Beri Pujian Pencapaian Selama Hampir Dua Dekade dan Kepemimpinan Era Sujiwo-Sukiryanto
Terima Aksi Demo, Wagub Krisantus Kurniawan Tolak Transmigrasi di Kalbar : " Jangan Sampai Kita Memindahkan Kemiskinan dari Luar ke Sini "
Terima Audiensi Perwakilan Etnis Madura dan Dayak, Wagub Krisantus Kurniawan Tidak Ingin Kalbar Diganggu Aksi Intoleransi oleh Oknum-oknum Tertentu
Buka Gelar Anak Khatulistiwa 2025 di Taman Budaya Pontianak, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Jangka Panjang
Di Gathering Nasional Teknisi Ponsel Indonesia - Pulau Kalimantan Tahun 2025, Wagub Krisantus Harap Peran Aktif Mengedukasi Masyarakat
Peresmian Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang, Wagub Krisantus Kurniawan Kenang Perjuangan Sang Ayah dan Puji Mgr Agustinus Agus
Rute Penerbangan Internasional Pontianak-Kuala Lumpur dan Pontianak-Kuching Dibuka Lagi, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Hubungan Bilateral Lintas Batas
Seremoni Pelantikan Pengurus MW KAHMI Kalbar 2025-2030, Gubernur Ria Norsan Ajak Alumni Menyatu dalam Semangat Pengabdian Membangun Kalimantan Barat
Lantik ASN Jabatan Fungsional di Pemprov Kalbar, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Tidak Mentolerir Dua Hal Ini
Kalbar dan Sarawak Perkuat Kerjasama Perdagangan, Gubernur Ria Norsan : Kita Saling Menguntungkan