KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengumumkan pembukaan kembali rute penerbangan internasional yang pertama dari maskapai AirAsia dari Pontianak menuju Kuching dan Kuala Lumpur.
Hal ini berlaku sejak dikembalikannya status bandara supadio menjadi bandara internasional.
Penerbangan ini dijadwalkan mulai beroperasi kembali pada 12 September 2025.
Acara seremonial ditandai dengan pemukulan bedug secara bersama-sama, sekaligus menjadi penanda dalam memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kalimantan Barat dan Sarawak.
Ria Norsan menegaskan pentingnya meningkatkan hubungan bilateral lintas batas yang sudah lama terjalin.
“Kita ini satu daratan. Hubungan antara Kalimantan Barat dan Sarawak sangat dekat, bukan hanya secara budaya dan kekerabatan, tapi juga secara ekonomi,” kata dia seusai membuka Sarawak Travel Fair 2025 di Lobi Utama Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu (26/7/2027).
Ia optimis, pembukaan kembali penerbangan AirAsia ini akan memudahkan mobilitas masyarakat.
Termasuk mereka yang bekerja atau menjalani pengobatan di Kuching, Penang, dan Kuala Lumpur.
Ia juga menyebutkan, harga tiket AirAsia cukup terjangkau.
“Tiket ke Kuching bisa didapat mulai dari Rp 467.000, dan ke Kuala Lumpur sekitar Rp499.000. Ini sangat membantu masyarakat dan mendorong pariwisata lintas negara,” tambahnya.
Ria Norsan menambahkan, AirAsia menjadi maskapai pertama yang kembali membuka jalur internasional dari Pontianak pasca pandemi.
Artikel Terkait
Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah
Angkong Jadi Ujung Tombak Satgas TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Angkut Material di Siliragung
Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi
Helmy Yahya hingga Inul Soroti Kebijakan Pemerintah China ! Disebut Blokir Para Influencer yang Sebar Konten ‘Buruk’ di Medsos
Konflik Thailand vs Kamboja Memanas, Indonesia Serukan Penyelesaian Damai dan Awasi WNI di Daerah Terdampak
Seskab Teddy Indra Wijaya dan Menteri Imipas Bahas Transformasi Layanan Publik yang Transparan di Sektor Imigrasi dan Pemasyarakatan
Buka Gelar Anak Khatulistiwa 2025 di Taman Budaya Pontianak, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Jangka Panjang
Di Gathering Nasional Teknisi Ponsel Indonesia - Pulau Kalimantan Tahun 2025, Wagub Krisantus Harap Peran Aktif Mengedukasi Masyarakat
Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang Diresmikan, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Tegaskan Pelayanan Umat Harus Lebih Optimal
Peresmian Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang, Wagub Krisantus Kurniawan Kenang Perjuangan Sang Ayah dan Puji Mgr Agustinus Agus