Pastikan Sistem Rekrutmen CASN 2024 Transparan dan Akuntabel, MenpanRB Azwar Anas : Tidak Ada Lagi Titip-titipan, Tidak Ada Intervensi Siapa Pun

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Sabtu, 6 Januari 2024 | 10:24 WIB
Logo ASN atau Aparatur Sipil Negara (Prod. Kalimantansatu.com)
Logo ASN atau Aparatur Sipil Negara (Prod. Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memastikan sistem rekrutmen ASN juga terus diperbaiki untuk memastikan birokrasi diisi oleh talenta yang unggul.

Rekrutmen CASN 2024 dilakukan dengan menggunakan computer assisted test (CAT) secara nasional dengan memanfaatkan teknologi digital, sehingga menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Seleksi kompetensi yang dilaksanakan berbasis online, termasuk penggunaan teknologi pengenalan wajah (face recognition) sehingga semua potensi kecurangan bisa ditekan.

Nilai seleksi juga secara real time bisa langsung diakses publik, termasuk live score-nya yang juga disiarkan melalui YouTube.

“Sehingga tidak ada lagi titip-titipan, tidak ada intervensi siapa pun, serta tidak ada pengaruh orang dalam. Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dari pelamar sendiri. Ini memastikan pemberian kesempatan yang sama bagi semua anak bangsa untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegas MenpanRB Azwar Anas dikutip Kalimantansatu.com dari menpan.go.id.

Baca Juga: Fresh Graduate, Penerimaan CPNS 2024 dan PPPK 2024 Terbaru Bikin Kamu Semangat ! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CASN 2024, Total Kuota 2,3 Juta Formasi

Selain itu, seleksi CASN fokus untuk menciptakan SDM yang adaptif terhadap teknologi demi kemajuan Indonesia.

“Tahun ini juga disiapkan rekrutmen talenta digital untuk memastikan transformasi pelayanan publik berbasis digital yang sedang dikerjakan pemerintah bisa berjalan dengan baik, dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” terang Azwar Anas.

Rincian Kuota CPNS dan PPPK 2024

Pada rekrutmen CASN 2024, instansi pusat mendapat formasi kebutuhan 429.183 yang terdiri atas 207.247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 221.936 bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Formasi itu merupakan gabungan untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Sementara formasi instansi daerah sebesar 1.867.333 yang terdiri atas 483.575 CPNS dan 1.383.758 PPPK.

Formasi PPPK di instansi daerah dialokasikan untuk guru sebanyak 419.146, tenaga Kesehatan sebesar 417.196, serta 547.416 formasi untuk tenaga teknis.

Sedangkan alokasi untuk sekolah kedinasan, tahun ini pemerintah membuka 6.027 formasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Sumber: Menpan.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X