25 Reaksi Dunia Terhadap Serangan AS dan Inggris ke Houthi di Yaman ! Dari Presiden Turki Erdogan, PBB, NATO, Rusia, Jerman, Yordania dan Lainnya

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Sabtu, 13 Januari 2024 | 13:00 WIB
Ilustrasi ledakan akibat perang (Kalimantansatu.com/Pixabay ds-grafikdesign)
Ilustrasi ledakan akibat perang (Kalimantansatu.com/Pixabay ds-grafikdesign)

Oman mengecam tindakan militer dari “negara sahabat”, lapor media pemerintah. Menteri Luar Negeri Badr Albusaidi mengatakan serangan itu bertentangan dengan saran negaranya dan hanya akan memperburuk situasi yang sangat berbahaya.

19. UEA

Uni Emirat Arab telah menyatakan keprihatinan besar atas konsekuensi serangan terhadap pelayaran di Laut Merah, kata kantor berita resmi negara Teluk tersebut.

UEA juga menekankan pentingnya menjaga keamanan di kawasan dan kepentingan negaranya.

20. Harakat al-Nujaba Irak

Kelompok paramiliter telah memperingatkan bahwa kepentingan Amerika dan negara-negara koalisi tidak akan aman mulai sekarang.

21. Pemimpin Partai Republik di Senat AS, Mitch McConnell

McConnell menyambut baik operasi koalisi pimpinan AS melawan “teroris Houthi yang didukung Iran dan bertanggung jawab atas gangguan kekerasan terhadap perdagangan internasional di Laut Merah dan menyerang kapal-kapal Amerika”.

“Keputusan Presiden [Joe] Biden untuk menggunakan kekuatan militer terhadap proksi Iran ini sudah terlambat. Saya berharap operasi ini menandai perubahan abadi dalam pendekatan pemerintahan Biden terhadap Iran dan proksinya,” katanya.

22. Perwakilan Demokrat AS Ro Khanna

Khanna mengatakan Biden “perlu datang ke Kongres sebelum melancarkan serangan terhadap Houthi di Yaman dan melibatkan kita dalam konflik Timur Tengah lainnya”.

“Itu Pasal I UUD. Saya akan membela hal itu terlepas dari apakah seorang Demokrat atau Republik berada di Gedung Putih.”

23. Perwakilan Demokrat AS Val Hoyle

Hoyle menekankan bahwa “serangan udara tersebut tidak disetujui oleh Kongres”.

“Konstitusinya jelas – Kongres memiliki kewenangan tunggal untuk mengizinkan keterlibatan militer dalam konflik luar negeri. Setiap presiden harus terlebih dahulu datang ke Kongres dan meminta izin militer, apa pun partainya.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Aljazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X