Hasil Survei Poltracking Pilpres 2024 Terbaru ! Pemilih yang Dekat NU dan Muhammadiyah di Jatim Condong Pilih Prabowo Gibran

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Selasa, 6 Februari 2024 | 19:40 WIB
Hasil survei Poltracking sepanjang 25-31 Januari 2024, sebagian besar warga Jatim yang merasa dekat dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU),  (Kalimantansatu.com/Poltracking Indonesia)
Hasil survei Poltracking sepanjang 25-31 Januari 2024, sebagian besar warga Jatim yang merasa dekat dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU), (Kalimantansatu.com/Poltracking Indonesia)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Lembaga Poltracking Indonesia merilis hasil survei yang menunjukkan peta suara di Provinsi Jawa Timur (Jatim), Selasa 6 Februari 2024.

Hasil survei Poltracking sepanjang 25-31 Januari 2024, sebagian besar warga Jatim yang merasa dekat dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU), condong memilih paslon nomor urut 2, Prabowo Gibran.

Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi menyebut dukungan untuk Prabowo Gibran sebesar 60,9%.

Sementara untuk paslon nomor urut 1, Anies Muhaimin hanya sekitar 15,3%, dan angka dukungan untuk paslon nomor urut 3, Ganjar Mahfud sebesar 16,3%.

"(Selain dukungan ke Prabowo Gibran) sisanya tersebar, baik ke Anies Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud. Meskipun secara basis identitasnya, Muhaimin maupun Mahfud sama-sama secara eksplisit berada dari kelompok Nahdlatul Ulama," kata Arya melalui paparan daringnya.

Baca Juga: Hasil Survei Pilpres 2024 Terbaru Poltracking: Elektabilitas Prabowo Gibran di Jatim Capai 60,1%, Tren Terus Naik. Berapa Anies Imin & Ganjar Mahfud ?

Dalam survei yang digelar sepanjang 25-31 Januari, Arya juga memuat potret arah dukungan ribuan responden yang merasa dekat dengan NU per September 2023 dengan simulasi tunggal dan Januari 2024 dengan simulasi berpasangan.

Hasilnya, tren pemilih yang merasa dekat dengan NU dan memilih Prabowo Gibran meningkat drastis. Angka kenaikan sekitar 19,2%, dari 41,7% menuju 60,9%.

Sementara untuk Anies Muhaimin, angka keterpilihannya cenderung stabil dengan kenaikan sebesar 0,7%, dari 14,6% menuju 15,3%.

Tren pemilih anjlok dirasakan oleh Ganjar Mahfud yang mengalami penurunan hingga 19,2%, dari 37,% menjadi 16,3%.

"Kenaikan cukup tajam di Prabowo Gibran. Sementara penurunan keompok NU di Ganjar Mahfud cukup tajam. Sekali lagi, di kelompok NU sekalipun, terjadi migrasi pemilih dari Ganjar-Mahfud ke Prabowo Gibran," jelas Arya.

(*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X