JPP TALK PROMEDIA : Regenerative Tourism Jadi Tren Wisata Masa Depan, Kemenparekraf Siapkan Strategi Khusus Naikkan Peringkat Pariwisata Indonesia

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 15 Juli 2024 | 13:08 WIB
Direktur Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Made Ayu Marthini dalam JPP Talk, baru-baru ini.
Direktur Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Made Ayu Marthini dalam JPP Talk, baru-baru ini.

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia tahun 2024 berhasil menorehkan catatan yang membanggakan.

Hal ini sesuai Travel & Tourism Development Index yang dirilis oleh World Economic Forum pada 21 Mei 2024 yang menempatkan pariwisata Indonesia di peringkat ke-22 dunia.

Keberhasilan Indonesia naik 10 peringkat dari periode sebelumnya, menurut Direktur Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Made Ayu Marthini merupakan sebuah anugerah dan prestasi yang luar biasa bagi Indonesia.

Menurut Made Ayu Marthini, keberhasilan ini tidak terlepas kebijakan pemerintah yang meletakkan sektor pariwisata sebagai prioritas dalam kebijakan negara.

Baca Juga: CEO Promedia Teknologi Indonesia Roadshow ke Provinsi Jawa Timur. Agus Sulistriyono Bertemu Rektor Universitas KH Mukhtar Syafa'at

"Kategori yang membuat peringkat pariwisata Indonesia meningkat menurut Travel & Tourism Development Index salah satunya adalah pemerintah meletakkan prioritas terhadap sektor pariwisata," ujarnya saat menjadi narasumber di JPP Talk yang digelar oleh Jaringan Pemred Promedia (JPP), Jumat 12 Juli 2024.

Menurut Ayu Marthini, Indonesia dinilai sebagai negara yang meletakkan sektor pariwisata sebagai prioritas.

Hal ini misalnya terlihat dalam kebijakan nasional di sektor pariwisata.

Salah satunya adalah menetapkan lima destinasi wisata super prioritas.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat infrastruktur pendukung pariwisata untuk memudahkan akomodasi, transportasi dan aksesabilitas menuju tempat wisata.

"Kemudian yang lain adalah, ini adalah anugerah bagi Indonesia karena satu dari budayanya, alamnya, kekayaan alam dinilai sangat tinggi," terangnya.

Kenaikan peringkat sektor pariwisata Indonesia tersebut menurutnya kedepan akan menjadi modal yang sangat baik untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di dunia.

Apalagi, menurutnya, trend pariwisata kedepan juga mengalami perubahan.

Wisatawan saat ini tidak hanya sekedar ingin berlibur dan mencari spot-spot destinasi baru, tapi juga ingin mencari pengalaman yang berbeda yang ditawarkan oleh produk pariwisata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X