KALIMANTANSATU.COM - Sedang hangat diperbincangkan publik Tanah Air di media sosial (medsos) terkait peristiwa banjir yang melanda kawasan DKI Jakarta, pada Selasa, 4 Maret 2025.
Terkini, BPBD DKI Jakarta mengungkap 1.229 warga yang menghuni wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdain) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menuturkan lokasi pengungsian itu tersebar di 4 titik kelurahan berbeda.
"Ada 11 lokasi pengungsian yang tersebar di 4 titik kelurahan," ungkap Yohan kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 3 Maret 2025.
Terkait 4 titik lokasi pengungsian itu, Yohan menyebut kini dipenuhi warga yang menjadi korban banjir luapan Kali Ciliwung, Jakarta.
Yakni, Kelurahan Kampung Melayu, Bidara Cina, Cawang, dan Pejaten Timur.
"Untuk kelurahan Pejaten Timur lokasi pengungsian berada di SDN 22 sebanyak 450 jiwa dan SMPN 46 300 jiwa," terang Yohan.
Lebih lanjut, BPBD Jakarta kini mencatat banjir di wilayah DKI meluas ke 77 rukun tetangga (RT). Hal itu disebabkan dari luapan air Kali Ciliwung, Pesanggrahan, dan Krukut.
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji merinci sebaran titik banjir itu terdapat di wilayah Jaksel, Jaktim, dan Jakarta Barat (Jakbar).
"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 77 RT," tutur Isnawa dalam keterangan resmi di Jakarta, pada Selasa, 4 Maret 2025.
Berdasarkan data BNPB Jakarta, kini di wilayah Kampung Melayu, terdapat 30 orang masih mengungsi di SDN Kampung Melayu dan 181 orang mengungsi di Masjid Jami Miftahul Huda.
Kemudian di Wilayah Bidara Cina, terdapat 17 orang mengungsi di RPTRA, 21 orang di aula kelurahan, 26 di masjid, 20 orang di SKKT, dan 24 orang di majelis taklim.
Selanjutnya, terdapat pula lokasi pengungsian di wilayah Cawang, 53 orang mengungsi di Musala Al-Ishlah, 130 orang di ruko pinggir jalan. Di Pejaten Timur, 450 orang mengungsi di SDN 22, 300 orang di SMPN 46.
Artikel Terkait
Beberapa Wilayah Cegah Banjir dengan Modifikasi Cuaca ! Ketahui Gaes, Ternyata Bisa Berdampak Buruk Bagi Masyarakat Loh Jika Tidak Efektif
Beri Apresiasi Relawan Banjir di Kalbar, BNPB Janjikan Satu Unit Perahu Karet Bermesin
Datang ke Mempawah, Pj Gubernur Kalbar Harisson Dampingi Menko PMK Pratikno Serahkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir
Gaes, Ada Warning dari BMKG ! Ketahui Tanda-tanda Awal Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Antisipasi Potensi Bencana yang Memakan Korban
Polemik Lagu Bayar Bayar Bayar Banjir Kecaman Publik ! Kapolri Ajak Grup Band Sukatani Jadi Duta Polri: Ini Komitmen Kami
Pray for Puncak Viral di Medsos Seusai Insiden Banjir Bandang Kawasan Puncak Bogor ! Apa Kata BPBD dan Bupati Rudy Susmanto Soal Evakuasi Warga ?
Waspada Banjir Lintasan ! Bagaimana Kondisi Bendungan Katulampa di Puncak Bogor Seusai Diguyur Hujan Intensitas Tinggi ?
Begini Kronologis Warga Cisarua Terseret Arus Banjir di Puncak Bogor, BPBD: Korban Hanyut Berasal dari Desa Citeko
Tulis Keresahan Karena Rumahnya Tergenang Banjir, Komika Asli Jaktim Apos Hutagaol : Besok Belum Surut Saya Benih Lele
Sorotan Khusus: Jembatan Putus di Kabupaten Bogor Gegara Luapan Banjir Kali Ciliwung, dari Kawasan Puncak hingga Cisarua. Bagaimana Kondisi Terbaru ?