KALIMANTANSATU.COM - DPR RI sudah ketok palu mengesahkan Undang Undang TNI dalam sidang paripurna yang dilakukan pada Kamis, 20 Maret 2025.
Undang Undang yang direvisi oleh DPR RI adalah Undang Undang Nomor 34 Tahun 2024 tentang TNI yang berkaitan dengan kedudukan TNI, penambahan jabatan sipil untuk anggota TNI aktif, penambahan operasi militer selain perang, dan perpanjangan batas pensiun.
Sebelum disahkan, Undang Undang ini sudah menuai protes dari berbagai elemen masyarakat.
Gaungnya tak hanya terdengar di media sosial, tapi juga dengan aksi demo yang turun ke jalanan.
Bahkan saat sidang paripurna DPR digelar, ada massa yang sudah siap melayangkan protes di depan gedung parlemen sejak pagi.
Disahkan UU TNI ini membuat kekhawatiran bahwa angkatan bersenjata Indonesia ini akan memiliki kedudukan lebih tinggi dari sipil dan memiliki andil besar dalam pemerintahan.
Namun, hal tersebut dibantah oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang menyatakan jika supremasi sipil tetap akan dikedepankan.
“Kami DPR RI dan pemerintah tetap menegaskan bahwa tetap mengedepankan supremasi sipil, hak-hak demokrasi, hak asasi manusia, sesuai dengan peraturan perundangan di Indonesia dan internasional,” kata Puan dalam konferensi pers yang digelar di gedung DPR pada Kamis, 20 Maret 2025.
Baca Juga: Ahli Kemiskinan Ungkap Makan Bergizi Gratis Bisa Tekan Kemiskinan 5,8 Persen
Ia juga mengungkapkan bahwa DPR siap memberikan penjelasan mengenai UU TNI jika diperlukan.
“Kami berharap dan mengimbau adik-adik mahasiswa yang saat ini mungkin masih belum mendapatkan penjelasan atau keterangan yang dibutuhkan, kami siap memberikan penjelasan,” imbuhnya.
“Apa yang dikhawatirkan, apa yang dicurigai bahwa ada berita-berita yang RUU TNI tidak sesuai dengan yang diharapkan, Insya Allah tidak,” tambahnya.
Saat disinggung mengenai kekhawatiran TNI yang akan ikut mengawasi demo sipil Puan kembali menegaskan kalau hal tersebut tidak akan terjadi.
“Tidak ada, nanti bisa dicek, tidak ada. Kami tetap mengedepankan supremasi sipil,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Lagi Gaduh Kecurangan Takaran Minyakita yang Beredar di Pasaran, Kemendag: Bukan Produk Subsidi
Promedia Teknologi Indonesia dan Ayo Media Network Gelar Acara Buka Bersama di Bandung: Momen Jalin Silaturahmi di Ramadan 2025
Mimpi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia Terancam di Sydney, Ketum PSSI Erick Thohir: Peluang Itu Masih Ada
Presiden Prabowo Subianto Unggah Momen Nonton Timnas Indonesia vs Australia, Beri Dukungan Moril
Indonesia Kalah Telak dari Australia: Patrick Kluivert Sempat Optimis Menang, Kini Enggan Tundukkan Kepala
Resmikan KEK Industropolis Batang, Presiden Prabowo Subianto : Puluhan Ribu Lapangan Kerja akan Terwujud
Ribuan Pekerja Pabrik Sepatu Hoka dan Converse Antusias Sambut Presiden Prabowo Subianto: Ya Allah, Seneng Banget
Ahli Kemiskinan Ungkap Makan Bergizi Gratis Bisa Tekan Kemiskinan 5,8 Persen
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Para Menteri dan DEN Siapkan Deregulasi Penghambat Bisnis
Pemerintah Ingin Wadah “Tray” Makan Bergizi Gratis Buatan Industri Lokal