KALIMANTANSATU.COM - Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti terkait pemangkasan anggaran RI yang berdampak pada fasilitas bagi para pejabat negara.
Terkhusus selama 6 bulan masa kepemimpinannya, Prabowo menyebut banyak pejabat pemerintahan belum mendapatkan mobil dinas.
Sebelumnya, Prabowo memangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 306,69 triliun.
Hal tersebut diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 22 Januari 2025 lalu.
Baca Juga: Benarkah Gaji PNS Naik 16 Persen ? Jadi Trending Topic, Ini Penjelasan BKN
Terkini, Prabowo mengatakan banyak pejabat pemerintahan yang orang kaya namun kerja di pemerintahan tanpa mobil dinas.
Kemudian, orang nomor satu di Indonesia itu menilai hal tersebut sebagai bagian dari usaha 'kerja bakti' bagi pejabat negara.
"Kalau mereka mau kaya raya, mereka bisa. Tidak usah masuk pemerintah, mereka masuk pemerintah itu saya juga sedih," tutur Prabowo saat Sarasehan Ekonomi di Jakarta, pada Selasa, 8 April 20225.
"Seperti Menteri Keuangan (Sri Mulyani), banyak yang belum dapat mobil dinas. Mereka kerja 6 bulan ini kerja bakti," sambungnya.
Kendati demikian, Prabowo berterima kasih kepada Sri Mulyani karena sudah mulai membuka blokir anggaran, sehingga APBN yang dialokasikan untuk belanja pemerintah terkini mulai cair.
"Tapi terima kasih sudah mulai cair. Diblokirnya sudah dibuka," tungkas Prabowo.
(*)
Artikel Terkait
Wali Kota Edi Kamtono Minta ASN Pemkot Pontianak Berinisiatif Tanpa Menunggu Perintah
Pertemuan Prabowo dan Megawati Disebut Tidak Sembunyi-sembunyi, Ada Apa ?
Viral Foto Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri,Benarkah Hanya Silaturahmi Lebaran atau Ada Agenda Lain ?
Waduh, Ketika Ribuan Staf MBG Belum Terima Gaji, Presiden Prabowo Subianto Justru Sedih Menterinya Tak Dapat Mobil Dinas
Luhut Binsar Pandjaitan Klaim Indonesia Tak Perlu Khawatir Berlebihan Soal Kebijakan Tarif Donald Trump, Mengapa ?
SBY Bongkar Presiden Prabowo Subianto Sedang Jalankan Misi 'Dual Track Strategy' untuk Hadapi Tarif Baru Impor Donald Trump
Soroti Gejolak Bursa Saham, Menko Airlangga Hartarto: IHSG Masih Negatif, tapi Sudah dalam Tren Positif
Menkeu Sri Mulyani Sebut Tarif Resiprokal Donald Trump Tak Masuk Akal: Semua Ekonom Tak Bisa Memahami
Soroti Rupiah yang Tembus Rp17.000-an, Luhut Binsar Pandjaitan Klaim Masih di Batas Normal dan Indonesia Masih Diminati Investor Tiongkok
Benarkah Gaji PNS Naik 16 Persen ? Jadi Trending Topic, Ini Penjelasan BKN