Sekjen Serikat Buruh Dunia Puji Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Perayaan Hari Buruh 2025: Peristiwa Bersejarah

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Kamis, 1 Mei 2025 | 21:57 WIB
Sekretaris Jenderal Serikat Buruh Dunia, Shoya Yoshida menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Sekretaris Jenderal Serikat Buruh Dunia, Shoya Yoshida menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA Sekretaris Jenderal Serikat Buruh Dunia, Shoya Yoshida menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Dalam pidato sambutannya, Yoshida menyebut momen ini sebagai peristiwa bersejarah yang mencerminkan komitmen pemerintah terhadap masa depan dan kesejahteraan buruh di Indonesia.

“Perayaan Hari Buruh tahun ini sangat bersejarah karena dihadiri oleh Kepala Negara,” ujar Yoshida di hadapan para buruh dan tamu undangan yang memadati kawasan Monas.

“Kehadiran Bapak Presiden merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah terhadap masa depan buruh dan kesejahteraan buruh di Indonesia.”

Baca Juga: Hadiah May Day 2025, Presiden Prabowo Subianto Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK, Hingga Janji Hapus Outsourcing

Asal tahu saja, kehadiran Prabowo ini menjadi sorotan karena ia merupakan Presiden pertama Indonesia sejak Soekarno pada 1960 yang hadir langsung dalam perayaan Hari Buruh.

Dalam pidatonya Yoshida juga menekankan makna penting dari Hari Buruh sebagai simbol perjuangan dan solidaritas kelas pekerja.

Ia juga menyerukan kerja sama lintas sektor untuk memperjuangkan sistem ketenagakerjaan yang adil.

“Hari Buruh Internasional, bukan sekedar perayaan, tetapi merupakan simbol dari perjuangan dan solidaritas kaum buruh,” ujarnya.

“Sangat penting untuk kita untuk kaum buruh di Indonesia untuk bekerjasama dengan pemerintah, pengusaha dan menyusun undang-undang keternagaan kerja adil, baru dan inklusif bagi hak-hak buruh di Indonesia.” terangnya.

Yoshida juga mengapresiasi kontribusi para pemimpin serikat buruh di Indonesia dalam menyukseskan perayaan ini.

“Saya berterima kasih kepada pemimpin buruh anggota di Indonesia, Andi Gani, Said Iqbal, Elly Silaban, telah menjemput kami.” imbuhnya.

Baca Juga: Di Momen Hari Buruh 2025, Petinggi KSPI Said Iqbal Dukung Langkah Presiden Prabowo Subianto Bentuk Satgas PHK: Selamatkan Ekonomi

Ia menutup pidatonya dengan penekanan bahwa kekuatan utama dalam perjuangan buruh terletak pada kesatuan dan kebersamaan.

“Akhir kata dari saya, perayaan Hari Buruh Internasional hari ini tidak mungkin terjadi tanpa persatuan dan solidaritas.” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X